#FedRateWatch | The Fed Has Made Its Move — What Comes Next?
Pertemuan FOMC September menghasilkan kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin, sehingga membawa kisaran target dana federal ke 3,75%–4,00%. Langkah ini diambil setelah CPI Agustus menunjukkan inflasi naik 0,4% secara bulanan, sementara CPI inti meningkat 0,3%, sehingga tekanan harga tetap berada di atas target The Fed sebesar 2%. �
Reuters +١
Kini pertanyaan yang lebih besar adalah apa yang terjadi setelah ini.
Untuk Bitcoin, suku bunga yang lebih tinggi dalam jangka panjang dapat menekan dalam jangka pendek karena kondisi keuangan yang lebih ketat dapat mengurangi likuiditas dan selera risiko. Namun, BTC juga bisa bereaksi kuat jika pasar mulai memperhitungkan potensi pelonggaran di masa depan.
Untuk saham teknologi, suku bunga yang lebih tinggi dapat meningkatkan tingkat diskonto yang diterapkan pada pendapatan masa depan, yang berpotensi menimbulkan volatilitas, terutama pada perusahaan dengan pertumbuhan tinggi.
Emas mungkin menghadapi tekanan dari imbal hasil yang lebih tinggi, tetapi inflasi yang persisten dan ketidakpastian juga dapat mendukung permintaan untuk aset defensif.
Proyeksi terbaru The Fed menunjukkan kemungkinan adanya kenaikan suku bunga lagi pada 2026, sehingga data inflasi dan ketenagakerjaan yang akan datang menjadi sangat penting. �
Reuters
Untuk perdagangan saya berikutnya, saya akan lebih fokus pada memantau CPI, inflasi PCE, imbal hasil Treasury, dan arahan The Fed sebelum mengambil keputusan, bukan sekadar memprediksi satu arah pergerakan pasar.
Apa yang akan Anda pantau selanjutnya: BTC, saham teknologi, atau emas?
#FedRateWatch #Bitcoin #BTC #Gold #Stocks #FOMC #FederalReserve #Crypto
Pertemuan FOMC September menghasilkan kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin, sehingga membawa kisaran target dana federal ke 3,75%–4,00%. Langkah ini diambil setelah CPI Agustus menunjukkan inflasi naik 0,4% secara bulanan, sementara CPI inti meningkat 0,3%, sehingga tekanan harga tetap berada di atas target The Fed sebesar 2%. �
Reuters +١
Kini pertanyaan yang lebih besar adalah apa yang terjadi setelah ini.
Untuk Bitcoin, suku bunga yang lebih tinggi dalam jangka panjang dapat menekan dalam jangka pendek karena kondisi keuangan yang lebih ketat dapat mengurangi likuiditas dan selera risiko. Namun, BTC juga bisa bereaksi kuat jika pasar mulai memperhitungkan potensi pelonggaran di masa depan.
Untuk saham teknologi, suku bunga yang lebih tinggi dapat meningkatkan tingkat diskonto yang diterapkan pada pendapatan masa depan, yang berpotensi menimbulkan volatilitas, terutama pada perusahaan dengan pertumbuhan tinggi.
Emas mungkin menghadapi tekanan dari imbal hasil yang lebih tinggi, tetapi inflasi yang persisten dan ketidakpastian juga dapat mendukung permintaan untuk aset defensif.
Proyeksi terbaru The Fed menunjukkan kemungkinan adanya kenaikan suku bunga lagi pada 2026, sehingga data inflasi dan ketenagakerjaan yang akan datang menjadi sangat penting. �
Reuters
Untuk perdagangan saya berikutnya, saya akan lebih fokus pada memantau CPI, inflasi PCE, imbal hasil Treasury, dan arahan The Fed sebelum mengambil keputusan, bukan sekadar memprediksi satu arah pergerakan pasar.
Apa yang akan Anda pantau selanjutnya: BTC, saham teknologi, atau emas?
#FedRateWatch #Bitcoin #BTC #Gold #Stocks #FOMC #FederalReserve #Crypto