Baru-baru ini, selalu ada yang berteriak “ETH ETF net sell beruntun” sebagai tanda puncak. Pertama, bedakan dua hal ini: kondisi dana ≠ kondisi harga.

Fakta: Dalam 7 hari perdagangan terakhir, ETF spot ETH secara kumulatif beralih menjadi net sell sekitar 36.000 unit. Pada tanggal 16, bahkan terjadi net outflow sebesar 76.000 unit dalam satu hari—penjualan memang makin meluas. Namun pada hari yang sama, harga spot ETH justru naik +3,23%—pasokan yang dilepas oleh institusi disambut oleh order beli di spot dan pembeli ritel.

Bagaimana memahaminya? Dalam konteks The Fed menaikkan suku bunga dan prediksi suku bunga direvisi naik:
① Portofolio/alokasi institusi adalah yang paling sensitif terhadap suku bunga; ketika ekspektasi likuiditas mengencang, mereka yang pertama mengurangi posisi;
② Sentimen investor ritel bereaksi lebih lambat—ini juga karakter lama kripto yang “penilaiannya tertinggal” dibanding saham AS;
③ Jadi, penarikan/penjualan ETF lebih dulu, lebih mirip respons awal “smart money” terhadap kondisi makro, bukan kesimpulan bahwa tren sudah berbalik.

Ke depan, fokus pada tiga hal: apakah penjualan dalam jumlah besar bisa segera mereda, apakah pengisian kembali bisa meluas ke lebih banyak produk, dan apakah arus ini akan merembet dari ETH ke ETF BTC. Arus keluar pada satu jenis produk adalah rotasi; BTC yang juga terus mengalami arus keluar barulah sinyal yang bersifat sistemik.
/(Di atas adalah observasi arus dana, bukan nasihat investasi)