Hyundai Card mengumumkan telah menyelesaikan uji transfer senilai 20.000 dolar menggunakan stablecoin USDT melalui jaringan Avalanche antara dua perusahaan yang berada di bawah Hyundai di Amerika Serikat dan Meksiko.
Hal menariknya, proses transfer beserta penyelesaian dan konfirmasi hanya memakan waktu rata-rata 7 menit—jauh lebih cepat dibanding transfer bank konvensional yang bisa memerlukan waktu berjam-jam atau bahkan berhari-hari.
Kami tidak sedang membahas sekadar janji pemasaran untuk proyek-proyek yang mengatakan bahwa mereka akan menggunakan blockchain di masa depan. Melainkan, ini adalah pengalaman institusional nyata yang dilakukan antar perusahaan global dengan uang sungguhan.
Tentu saja, tidak bisa dikatakan bahwa Hyundai telah sepenuhnya mengandalkan jaringan ini untuk penggunaan komersial—uji coba masih berada pada tahap pengukuran kapasitas untuk skalabilitas, dan belum ada jadwal resmi untuk peluncuran komersial final.
Seiring perkembangan tersebut, Avax bersiap memperbarui Helicon yang dijadwalkan pada 22 September. Pembaruan ini membawa perubahan mendasar pada cara kerja C Chain: agar proses konsensus dan eksekusi dapat berjalan secara paralel untuk meningkatkan efisiensi jaringan. Selain itu, ada penyesuaian pada mekanisme Staking dan biaya gas untuk menurunkan biaya.
👈Masalahnya bukan sekadar pergerakan harian di chart, melainkan memantau sejauh mana kemampuan Avax untuk beralih dari jaringan yang “cepat di atas kertas” menjadi infrastruktur nyata yang diandalkan perusahaan-perusahaan besar dalam transfer keuangan lintas negara.
Apakah perusahaan akan beralih ke stablecoin sebagai gerbang sesungguhnya yang akan memaksa institusi tradisional untuk masuk ke blockchain?
$AVAX
$HYUNDAI