The Fed menaikkan suku bunga, tapi obligasi AS tenor panjang sama sekali tidak memberi muka.$牛来 $龙虾 $币安人生
Sebelum bergerak, tenor 10 tahun sempat turun sampai 4,95%, lalu kembali menyentuh area sekitar 5%. Tenor 30 tahun bahkan lebih keras, terus bertahan di atas 5%. Tenor 2 tahun juga naik ke 4,73%. Pasar sedang memberi tahu kamu satu hal: kali ini kenaikan suku bunga kemungkinan bukanlah titik akhir.
Woshi muncul untuk menjelaskan bahwa imbal hasil tenor panjang tetap tinggi karena ekonomi menguat, AI merebut dana, dan geopolitik. Kedengarannya masuk akal, tapi dia melewatkan bagian paling mematikan: defisit fiskal dan keberlanjutan utang. Pemerintah AS berutang 40 triliun dolar, dan bunganya terus membesar; inilah akar yang membuat imbal hasil tenor panjang tidak turun. Kalau dia tidak menyebutnya, pasar tidak akan berpura-pura tidak melihat.
Berikutnya, ada satu sinyal kunci yang perlu diawasi. Jika tenor 2 tahun—seiring ekspektasi kenaikan suku bunga mencapai puncak—mulai turun, tapi tenor 10 dan 30 tahun tetap mati-matian bertahan di atas 5%, berarti penetapan harga tenor panjang sudah bukan sekadar ekspektasi suku bunga. Itu adalah gabungan dari premi tenor, risiko inflasi, dan kebutuhan modal. Dalam kondisi seperti ini, ambang batas penilaian aset ber-beta tinggi akan otomatis terdongkrak.
Untuk BTC, posisi jangka pendek sebenarnya cukup rumit. Setelah kenaikan suku bunga terealisasi, ia tidak jatuh, malah naik 1,53%, terlihat cukup kuat. Tapi selama obligasi AS tenor panjang terus mengunci di 5%, batas atas valuasi aset berisiko akan tetap tertekan, sehingga ruang untuk reli pasti terbatas. Secara jangka pendek ikut suasana hati, secara menengah lihat likuiditas. Sebelum ketegangan pada suku bunga mereda, jangan terlalu berharap pada pergerakan satu arah. Menurut kalian, imbal hasil obligasi AS 5% akan berubah menjadi kebiasaan baru?#比特币突破77000美元 #Arkham称贝莱德20天买入15亿美元ETH #FCA突查伦敦三处非法加密交易点
Sebelum bergerak, tenor 10 tahun sempat turun sampai 4,95%, lalu kembali menyentuh area sekitar 5%. Tenor 30 tahun bahkan lebih keras, terus bertahan di atas 5%. Tenor 2 tahun juga naik ke 4,73%. Pasar sedang memberi tahu kamu satu hal: kali ini kenaikan suku bunga kemungkinan bukanlah titik akhir.
Woshi muncul untuk menjelaskan bahwa imbal hasil tenor panjang tetap tinggi karena ekonomi menguat, AI merebut dana, dan geopolitik. Kedengarannya masuk akal, tapi dia melewatkan bagian paling mematikan: defisit fiskal dan keberlanjutan utang. Pemerintah AS berutang 40 triliun dolar, dan bunganya terus membesar; inilah akar yang membuat imbal hasil tenor panjang tidak turun. Kalau dia tidak menyebutnya, pasar tidak akan berpura-pura tidak melihat.
Berikutnya, ada satu sinyal kunci yang perlu diawasi. Jika tenor 2 tahun—seiring ekspektasi kenaikan suku bunga mencapai puncak—mulai turun, tapi tenor 10 dan 30 tahun tetap mati-matian bertahan di atas 5%, berarti penetapan harga tenor panjang sudah bukan sekadar ekspektasi suku bunga. Itu adalah gabungan dari premi tenor, risiko inflasi, dan kebutuhan modal. Dalam kondisi seperti ini, ambang batas penilaian aset ber-beta tinggi akan otomatis terdongkrak.
Untuk BTC, posisi jangka pendek sebenarnya cukup rumit. Setelah kenaikan suku bunga terealisasi, ia tidak jatuh, malah naik 1,53%, terlihat cukup kuat. Tapi selama obligasi AS tenor panjang terus mengunci di 5%, batas atas valuasi aset berisiko akan tetap tertekan, sehingga ruang untuk reli pasti terbatas. Secara jangka pendek ikut suasana hati, secara menengah lihat likuiditas. Sebelum ketegangan pada suku bunga mereda, jangan terlalu berharap pada pergerakan satu arah. Menurut kalian, imbal hasil obligasi AS 5% akan berubah menjadi kebiasaan baru?#比特币突破77000美元 #Arkham称贝莱德20天买入15亿美元ETH #FCA突查伦敦三处非法加密交易点
