🇺🇸 Trump ingin suku bunga The Fed di level 1% — tetapi The Fed justru berbuat sebaliknya

Donald Trump menyatakan bahwa suku bunga di AS harus 1% atau bahkan lebih rendah. Menurutnya, AS memiliki kredit paling andal di dunia, dan suku bunga yang rendah akan membantu mendukung investasi serta pertumbuhan ekonomi.

Namun ada detail penting: pada 16 September, The Fed menaikkan suku bunga sebesar 0,25 poin persentase — menjadi 3,75–4%. Ini adalah kenaikan suku bunga pertama sejak 2023. The Fed menjelaskan keputusan tersebut dengan alasan inflasi masih tetap tinggi, dan target bank sentral adalah menurunkannya kembali ke 2%. (Sistem Cadangan Federal)

Trump juga mengatakan bahwa AS bisa memperoleh setidaknya $1,5 triliun per tahun jika menghentikan perdagangan dengan negara-negara yang mengalami defisit perdagangan dengan AS. Ia menyebut defisit itu secara efektif sebagai “kerugian”. (Anadolu Ajansı)

Bagi pasar keuangan, inti kontradiksinya di sini:

📉 Trump: suku bunga harus diturunkan tajam
🏦 The Fed: inflasi masih terlalu tinggi untuk langkah seperti itu
📊 Suku bunga saat ini: 3,75–4%
🎯 Target inflasi The Fed: 2%

Jika suku bunga benar-benar mulai bergerak menuju 1%, itu bisa secara signifikan mengubah kondisi untuk pinjaman, investasi, dan aset berisiko. Namun saat ini, sikap The Fed tetap jauh lebih ketat daripada tuntutan Trump.