"Mereka yang mengerti, mengerti." Dalam kripto, beberapa frasa diciptakan oleh tim pemasaran. Yang lain lahir dari komunitas. Dan ada pula frasa yang menjadi bagian dari budaya karena seseorang yang berpengaruh mengatakannya, komunitas menangkapnya, dan tiba-tiba semua orang tahu artinya.

DDDD adalah salah satu frasa seperti itu.

Yang membuat DDDD menarik adalah karena akarnya dapat ditelusuri langsung kepada Yi He sendiri.

Pada 18 Maret 2025, Yi He memposting:

"Apa yang kamu benci dan jauhi mengungkap ketakutan terdalammu. Pelajari MEME, pahami MEME, jadilah MEME. Sekarang aku sibuk memposting komentar di mana-mana dan memberi tahu semua orang 'DDDD' (带带弟弟). DDDD (懂得都懂)."

Postingan itu berkata lebih dari sekadar “DDDD.” Ia menangkap bagian penting dari budaya kripto:

Meme tidak selalu perlu penjelasan yang rumit.

Kadang-kadang, orang-orang yang sudah lama ada di sana hanya tahu.

Jadi, apa sebenarnya arti DDDD?

Ada dua ungkapan bahasa Tionghoa yang ditampilkan dalam postingan Yi He:

带带弟弟

Dài dài dìdì

Dan:

懂得都懂

Dǒng de dōu dǒng

Yang pertama biasanya diterjemahkan seperti “bawa/bantu adik kecil”, sedangkan yang kedua berarti “siapa yang mengerti, mengerti.”

Keduanya kemudian dikaitkan dengan DDDD dalam konteks postingan Yi He.

Dan di situlah keindahan meme muncul.

Kamu tidak selalu perlu penjelasan 500 kata.

DDDD.

Kalau kamu tahu, kamu tahu.

Kalau kamu tidak...

懂得都懂.

Dari Yi He ke komunitas kripto yang lebih luas

Apa yang awalnya hanya sebuah frasa yang digunakan Yi He menjadi sesuatu yang jauh lebih besar.

Kripto dibangun di seputar bahasa yang sama.

GM

WAGMI.

HODL.

SAFU.

Dan sekarang:

DDDD.

Hal menarik dari ungkapan-ungkapan ini adalah nilainya tidak ada pada huruf-hurufnya saja.

Itu ada dalam konteks bersama yang ada di balik semuanya.


Ketika seseorang menulis DDDD di bawah sebuah postingan, mereka sering kali sedang menyampaikan sesuatu tanpa mengeja semuanya.

Bisa juga bersifat permainan.

Bisa jadi ironis.

Ini bisa menandakan bahwa ada sesuatu yang lebih dari sekadar yang terlihat.

Dan kadang itu hanya berarti:

“Kamu sudah tahu.”

Kenapa postingan Yi He itu penting

Bagian paling penting dari tangkapan layar itu bukan sekadar bahwa Yi He menggunakan DDDD.

Intinya, ia menghubungkan meme tersebut secara eksplisit dengan belajar, pemahaman, dan menjadi bagian dari budaya meme.

“Pelajari MEME, pahami MEME, jadilah MEME.”

Itu hampir seperti cetak biru tentang cara budaya internet bekerja.

Pertama-tama, kamu melihat sesuatu yang tidak kamu pahami.

Lalu kamu belajar konteksnya.

Lalu kamu mulai memakainya.

Pada akhirnya, kamu juga menjadi bagian dari budayanya sendiri.

Begitulah persis meme kripto menyebar.

Mereka tidak selalu dijelaskan.

Mereka yang berpengalaman.


Pelajaran yang lebih dalam

Ada alasan kenapa meme menjadi bagian yang begitu kuat dalam kripto.

Blockchain itu teknis.

Dompet itu teknis.

Bukti tanpa pengetahuan itu teknis.

DeFi itu teknis.

Komunitas membutuhkan cara yang sederhana untuk berkomunikasi.

Frasa empat huruf kadang bisa membawa seluruh cerita.

DDDD bukan tentang empat huruf.

Ini tentang orang-orang yang paham rujukannya.

Ini tentang cukup awal untuk mengenali bahasanya.

Ini tentang ikut berpartisipasi, bukan hanya mengamati.

Dan mungkin yang paling penting, ini adalah pengingat bahwa budaya tidak selalu bisa diproduksi.

Kadang hanya terjadi begitu saja.

Seseorang berkata sesuatu.

Komunitas mengambilnya.

Maknanya berkembang.

Dan pada akhirnya, sebuah frasa sederhana menjadi bagian dari kosakata.

DDDD lebih besar daripada sekadar sebuah meme

Yi He tidak perlu membuat penjelasan 20 halaman untuk DDDD.

Ia hanya menggunakannya.

Komunitas memahaminya.

Dan itu menyebar.

Begitulah budaya internet selalu bekerja.

Pelajari MEME.

Pahami MEME.

Jadilah MEME.

Dan ketika seseorang bertanya apa arti DDDD?

Kamu bisa menjelaskannya.

Atau kamu bisa cukup mengatakan:

DDDD.

懂得都懂. 💛

Siapa yang mengerti, mengerti.