Miliarder global Musk sedang “mengawasi langsung” di garis depan. Musk pindah tinggal ke dalam rumah mobil untuk memantau: data center xAI Memphis menjadi urusan nomor satu bagi miliarder teratas di dunia.

Beberapa bulan terakhir, Musk mengatakan ia terus tinggal di Memphis karena SpaceX sedang mempercepat penambahan lebih banyak GPU. Ia berharap bisa tinggal hanya beberapa langkah dari pusat data agar tak perlu menghabiskan waktu untuk perjalanan.

Di awal tahun ini, SpaceX mengakuisisi xAI dan bertransformasi menjadi perusahaan yang menggabungkan bisnis kedirgantaraan dan kecerdasan buatan. Setelah go public, perusahaan itu mengumumkan investasi besar untuk pusat data AI, dan proyek Memphis Colossus adalah salah satu pusat data andalannya.
SpaceX menyatakan bahwa itu adalah hal yang akan dilakukan Musk—hal-hal yang di luar dugaan orang. Termasuk tidur di area pabrik, bahkan mendirikan rumah di dekat Memphis.

Menurut Bloomberg Billionaires Index, kekayaan bersih Musk mencapai 917 miliar dolar, dan pada bulan Juni ia menjadi orang pertama di dunia yang mencapai status triliuner. Rekor itu bertahan selama 12 hari.

Namun, untuk urusan tempat tinggal, Musk sendiri terlihat cukup sederhana. Pada 2020, Musk menjual sebagian besar properti miliknya. Setelah mengakuisisi Twitter (kemudian berganti nama menjadi X) pada 2022, ia sempat terus tinggal di kantor pusat perusahaan tersebut di San Francisco. Selama bertahun-tahun, tempat tinggal utamanya adalah sebuah rumah sewaan di dekat pangkalan antariksa SpaceX di Texas, dengan biaya sewa sekitar 50 ribu dolar.

Pada masa peningkatan kapasitas Tesla di tahun 2017 dan 2018, Musk bahkan membentangkan alas tidur di dekat lokasi produksi. Ia sendiri mengungkapkan, saat itu sangat gila—mereka hanya bisa tidur empat atau lima jam per hari, dan kerap tidur di lantai.

Pola kerja tanpa henti ala Musk tampaknya terulang dalam proyek pusat data Memphis. SpaceX sedang mempercepat pembangunan besar-besaran pusat komputer supernya Colossus. Pusat ini semula dirancang untuk menyediakan kemampuan komputasi yang sangat kuat bagi xAI, tetapi kini layanan penyewaan kapasitas komputasinya juga diperluas ke Google dan Anthropic, menawarkan sisa kemampuan komputasi kepada pelanggan dengan harga mencapai miliaran dolar.

xAI mulai membangun Colossus pada 2024. Konon, pembangunan awal Colossus hanya memerlukan 122 hari. Mengingat kemungkinan pusat data luar angkasa SpaceX masih belum jelas kapan akan terwujud, Colossus sudah menjadi proyek AI paling penting bagi SpaceX.
定投
$SPCX.US
$SPCXB