🧧🧧🧧🧧
#Virus
RUU “Clarity” yang ditolak itu, sebenarnya mau berbuat apa?
RUU ini, dengan nama lengkap “Clarity for Digital Assets Act”, kalau diterjemahkan secara harfiah berarti “RUU Kjelasan Aset Digital”. Dari namanya saja sudah kelihatan: tujuan utamanya adalah mengatasi masalah yang paling bikin pusing dunia kripto, yaitu “ketidakjelasan regulasi”.
Selama beberapa tahun terakhir, seberapa kacau pasar kripto AS? Satu token yang sama, SEC menyebutnya sebagai sekuritas, sementara CFTC menganggapnya sebagai komoditas. Dua lembaga itu saling berebut wilayah, dan tak ada kepastian yang jelas. Karena tidak ada aturan hukum tertulis yang menetapkan batas, seluruh industri hidup dalam bayang-bayang “setiap saat bisa kena denda”.
Nah, RUU ini untuk pertama kalinya mengelompokkan aset kripto: Bitcoin, Ethereum—yang cukup terdesentralisasi—dikategorikan sebagai komoditas digital dan berada di bawah pengawasan CFTC; token proyek baru hasil pendanaan masuk ranah SEC; sedangkan stablecoin dibuatkan aturan khusus. RUU ini juga menyiapkan jalan agar bursa-bursa seperti Coinbase bisa memperoleh lisensi kepatuhan federal, jadi tak perlu terus-menerus berperang di pengadilan melawan SEC.
Yang lebih penting lagi, begitu RUU ini disahkan, dana dalam jumlah besar dari pensiun dan reksa dana akan punya jalur untuk masuk dan membeli kripto secara patuh regulasi. Intinya, ini adalah “tiket pasukan resmi” yang selama bertahun-tahun ditunggu oleh komunitas kripto.
“Bisnis kripto” ala Trump jadi batu sandungan yang mematikan
Lalu pertanyaannya: kalau RUU ini begitu bagus, mengapa justru dibatalkan? Alasan penentangan dari Kongres sangat gamblang: Trump sendiri memegang sejumlah besar kepentingan bisnis terkait kripto, dengan pendapatan yang mencapai lebih dari belasan miliar dolar.
Sementara RUU ini tidak memiliki ketentuan pemaksaan yang cukup untuk mengatasi konflik kepentingan Trump. Kalau diterjemahkan ke bahasa sederhana: Anda adalah seorang presiden AS, dan Anda punya bisnis besar di dunia kripto. Ketika Anda mendorong regulasi yang menguntungkan Anda, siapa yang bisa menjamin Anda tidak bertindak karena kepentingan pribadi?