Gubernur Bank Sentral Inggris (BoE) Andrew Bailey baru saja mengumumkan penyesuaian strategi pengetatan kuantitatif (QT), secara resmi membatalkan rencana penjualan obligasi pemerintah jangka panjang dan menunda seluruh sesi lelang QT hingga bulan April tahun berikutnya. Menurut peta jalan yang baru, portofolio senilai 4.880 miliar pound akan diproses secara bertahap hingga September 2034, di mana BoE akan mempertahankan 1.200 miliar pound obligasi yang jatuh tempo mulai tahun 2049 dan seterusnya.
Langkah yang terbilang mengejutkan ini menunjukkan bahwa BoE secara proaktif meredakan tekanan terhadap pasar utang pemerintah dalam situasi ketika imbal hasil jangka panjang mengalami banyak fluktuasi. Alih-alih mendorong penarikan likuiditas secara kaku, penundaan jadwal penjualan obligasi dan perpanjangan waktu pemrosesan hingga periode 2035-2049 membantu membatasi risiko mengganggu struktur keuangan.
Keputusan BoE secara langsung meredakan tekanan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah Inggris (gilts), sekaligus memberikan stabilitas sentimen bagi pasar keuangan Eropa. Turunnya imbal hasil juga menekan biaya modal bagi perekonomian, serta mengirim sinyal bahwa bank-bank sentral besar sangat berhati-hati terhadap risiko likuiditas sistem.
Bagi pasar kripto, penghentian sementara penarikan likuiditas jangka panjang oleh BoE merupakan sinyal positif dari sisi arus dana global. Ketika tekanan QT dari bank-bank sentral mereda, sentimen terhadap aset berisiko cenderung kembali, sehingga mendukung $BTC v dan aset-aset digital untuk mempertahankan laju akumulasi dalam jangka pendek maupun menengah. 🏛️
#BankOfEngland #QuantitativeTightening #BondMarket
Langkah yang terbilang mengejutkan ini menunjukkan bahwa BoE secara proaktif meredakan tekanan terhadap pasar utang pemerintah dalam situasi ketika imbal hasil jangka panjang mengalami banyak fluktuasi. Alih-alih mendorong penarikan likuiditas secara kaku, penundaan jadwal penjualan obligasi dan perpanjangan waktu pemrosesan hingga periode 2035-2049 membantu membatasi risiko mengganggu struktur keuangan.
Keputusan BoE secara langsung meredakan tekanan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah Inggris (gilts), sekaligus memberikan stabilitas sentimen bagi pasar keuangan Eropa. Turunnya imbal hasil juga menekan biaya modal bagi perekonomian, serta mengirim sinyal bahwa bank-bank sentral besar sangat berhati-hati terhadap risiko likuiditas sistem.
Bagi pasar kripto, penghentian sementara penarikan likuiditas jangka panjang oleh BoE merupakan sinyal positif dari sisi arus dana global. Ketika tekanan QT dari bank-bank sentral mereda, sentimen terhadap aset berisiko cenderung kembali, sehingga mendukung $BTC v dan aset-aset digital untuk mempertahankan laju akumulasi dalam jangka pendek maupun menengah. 🏛️
#BankOfEngland #QuantitativeTightening #BondMarket