Cara berpikir meniru “makan 100 kali lipat”! Tempat yang benar-benar hebat dari yang palsu adalah ritme kenaikannya—sepenuhnya berlawanan dengan imajinasi kamu.
Hari ini saya siaran langsung menjelaskan sebuah logika yang sangat jelas: dulu, saat Bitcoin berada di posisi ini, Ethereum masih berada di kisaran 3500 hingga 4000. Kalau kamu lihat lebih ke bawah, Ethereum tertinggal dari Bitcoin, dan altcoin (yang meniru) pun tertinggal dari Ethereum.
Tapi altcoin tidak akan menunggu Ethereum naik pelan-pelan dari 1500 ke 2000, 2500, 3000. Mereka mulai naik secara bersamaan. Ledakan yang sesungguhnya biasanya terjadi pada satu titik acak di Ethereum—misalnya dari 2900 ke 3100. Naik hanya sekitar 200 dolar, tetapi altcoin justru langsung mulai meledak.
Jadi kalau kamu lihat grafik bulanan altcoin, kamu akan menemukan lonjakan dalam dua bulan itu sangat besar. Tapi jika kamu pecah grafiknya ke harian, dua bulan tersebut sebenarnya mungkin hanya ditentukan oleh belasan hari. Dan di belasan hari itu, yang benar-benar menentukan apakah kamu bisa menangkap fase kenaikan utama (main rally), mungkin hanya tiga candle (K-line) itu. Selebihnya hanyalah “pajangan” yang terlihat seperti kenaikan 10%.
Waktu lainnya hanya menyiksa kamu; waktu untuk benar-benar menghasilkan uang sangat singkat.
Itulah sebabnya kenapa kondisi altcoin yang paling menguji bukan soal apakah kamu bisa menganalisis atau tidak, melainkan apakah kamu punya arah, punya kesabaran, dan apakah kamu memegang “kepingan” (tanda tangan) posisi dasar yang benar.
Setiap hari kamu ingin melakukan T (trading untuk meraih keuntungan di ayunan kecil). Begitu naik sedikit kamu kabur, begitu turun sedikit kamu mulai ragu. Saat akhirnya tiga candle utama untuk kenaikan besar (main surge) benar-benar muncul, kamu akan sadar: bukan karena kamu tidak paham arah pasar, tetapi karena posisi (ukuran) dan kesabaranmu tidak sanggup bertahan sampai tren itu benar-benar terealisasi.
Altcoin bukan naik pelan-pelan sampai membuatmu percaya. Mereka akan membuatmu ragu dulu selama dua bulan, lalu mewujudkan seluruh tren itu hanya dengan tiga candle.
Jadi kenapa sang “prince” setiap hari tetap menjaga energi positif! Arah, kesabaran, dan kepingan posisi dasar!
Hari ini saya siaran langsung menjelaskan sebuah logika yang sangat jelas: dulu, saat Bitcoin berada di posisi ini, Ethereum masih berada di kisaran 3500 hingga 4000. Kalau kamu lihat lebih ke bawah, Ethereum tertinggal dari Bitcoin, dan altcoin (yang meniru) pun tertinggal dari Ethereum.
Tapi altcoin tidak akan menunggu Ethereum naik pelan-pelan dari 1500 ke 2000, 2500, 3000. Mereka mulai naik secara bersamaan. Ledakan yang sesungguhnya biasanya terjadi pada satu titik acak di Ethereum—misalnya dari 2900 ke 3100. Naik hanya sekitar 200 dolar, tetapi altcoin justru langsung mulai meledak.
Jadi kalau kamu lihat grafik bulanan altcoin, kamu akan menemukan lonjakan dalam dua bulan itu sangat besar. Tapi jika kamu pecah grafiknya ke harian, dua bulan tersebut sebenarnya mungkin hanya ditentukan oleh belasan hari. Dan di belasan hari itu, yang benar-benar menentukan apakah kamu bisa menangkap fase kenaikan utama (main rally), mungkin hanya tiga candle (K-line) itu. Selebihnya hanyalah “pajangan” yang terlihat seperti kenaikan 10%.
Waktu lainnya hanya menyiksa kamu; waktu untuk benar-benar menghasilkan uang sangat singkat.
Itulah sebabnya kenapa kondisi altcoin yang paling menguji bukan soal apakah kamu bisa menganalisis atau tidak, melainkan apakah kamu punya arah, punya kesabaran, dan apakah kamu memegang “kepingan” (tanda tangan) posisi dasar yang benar.
Setiap hari kamu ingin melakukan T (trading untuk meraih keuntungan di ayunan kecil). Begitu naik sedikit kamu kabur, begitu turun sedikit kamu mulai ragu. Saat akhirnya tiga candle utama untuk kenaikan besar (main surge) benar-benar muncul, kamu akan sadar: bukan karena kamu tidak paham arah pasar, tetapi karena posisi (ukuran) dan kesabaranmu tidak sanggup bertahan sampai tren itu benar-benar terealisasi.
Altcoin bukan naik pelan-pelan sampai membuatmu percaya. Mereka akan membuatmu ragu dulu selama dua bulan, lalu mewujudkan seluruh tren itu hanya dengan tiga candle.
Jadi kenapa sang “prince” setiap hari tetap menjaga energi positif! Arah, kesabaran, dan kepingan posisi dasar!
