Undang-Undang CLARITY belum berjalan, XRP justru muncul sinyal yang patut diperhatikan

Sebelumnya, Senat AS gagal mendorong Undang-Undang CLARITY melalui pemungutan suara prosedural 49 berbanding 50. Setelah itu, XRP sempat turun dengan jelas, tetapi kondisi likuiditas tidak sepenuhnya melemah bersamaan. Pada 16 September, spot XRP ETF masih mencatat sekitar 3,5 juta dolar AS arus masuk bersih, dan arus masuk dana tersebut sudah terjadi selama 10 hari perdagangan berturut-turut

Grup penggemar 👉🏻免费策略

Pada hari yang sama, #BTC dan #ETH spot ETF masing-masing mengalami arus keluar bersih sekitar 295 juta dolar AS dan 224 juta dolar AS. Sementara itu, #xrp ETF justru menjadi salah satu kategori dengan skala arus masuk tertinggi di antara ETF kripto pada hari tersebut. Ini menunjukkan bahwa perhatian sebagian dana institusional terhadap XRP tidak sepenuhnya hilang meskipun rancangan undang-undangnya terhambat

Perubahan dari sisi regulasi juga patut diperhatikan

Ketua SEC Paul Atkins menyatakan bahwa meskipun Undang-Undang CLARITY tidak maju, SEC tetap akan terus mendorong regulasi kripto dalam batas wewenang hukum yang ada. Ketua CFTC Michael Selig juga mengatakan bahwa institusi sudah siap untuk terus menyusun aturan terkait

Artinya, pasar mungkin sedang beralih perlahan dari menunggu legislasi Kongres menuju melihat bagaimana lembaga regulasi akan mendorongnya

Namun, XRP saat ini masih memiliki tekanan yang cukup jelas

Open interest (OI) XRP telah turun dari sekitar 1,128 miliar dolar AS pada Agustus menjadi sekitar 871 juta dolar AS. OI di Binance dan Bybit juga turun secara bersamaan

Ini mengindikasikan bahwa leverage dana di pasar derivatif sedang berkurang secara nyata, sehingga kenaikan XRP sekarang tidak bisa dipahami semata sebagai kembalinya dana secara menyeluruh. Lebih penting untuk mengamati apakah arus dana dari spot ETF bisa berlanjut, serta kapan dana dari derivatif akan kembali

Dari sisi teknikal, XRP saat ini masih berada di posisi yang cukup krusial

Data artikel menunjukkan XRP sekitar 1,30 dolar AS, masih di bawah 200-week EMA sekitar 1,36 dolar AS. Jika mampu kembali bertahan di atas 1,36 dolar AS, area sekitar 1,52 dolar AS bisa menjadi level lanjutan yang patut dipantau

Sebaliknya, jika tren terus melemah, pasar perlu memperhatikan area support di sekitar 1,04 dolar AS

Jadi, saat ini hal yang paling layak dicermati di XRP sebenarnya bukan apakah Undang-Undang CLARITY segera disahkan
Melainkan tiga hal: apakah dana ETF bisa terus masuk, apakah SEC dan CFTC bisa terus mendorong regulasi dalam batas wewenang yang ada, dan apakah harga XRP bisa kembali bertahan di atas 1,36 dolar AS

Jika ketiga sinyal ini mulai membaik secara bersamaan, logika penetapan harga pasar terhadap XRP bisa berubah lagi