Apa yang terjadi pada kripto ketika Federal Reserve menaikkan suku bunga, bukan memotongnya?

Pertanyaan itu kini kembali menjadi pusat perhatian pasar hari ini.

Federal Reserve menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 3,75%–4,00%, kenaikan suku bunga pertamanya dalam lebih dari tiga tahun. Keputusan tersebut pada awalnya menekan aset berisiko, tetapi Bitcoin kemudian pulih mendekati area $76.000 saat para trader mencerna perkiraan (outlook) The Fed.

Bagian yang menarik adalah bahwa reaksi Bitcoin tidak sesederhana yang banyak orang perkirakan. Dolar AS yang lebih kuat dan imbal hasil Treasury yang lebih tinggi biasanya memberi tekanan pada aset yang sensitif terhadap risiko, namun BTC berhasil menstabilkan diri setelah aksi jual awal.

Itu membuat beberapa sesi ke depan menjadi penting.

Cerita besar yang terjadi adalah di seluruh pasar altcoin. XRP menghadapi tekanan tambahan setelah kegagalan Senat AS untuk meloloskan Undang-Undang CLARITY. Laporan menunjukkan XRP jatuh jauh lebih tajam daripada Bitcoin setelah pemungutan suara, menyoroti bagaimana perkembangan regulasi dapat memengaruhi aset kripto yang berbeda secara tidak seragam.

Sementara itu, arus dana ETF kripto juga diawasi dengan ketat. ETF spot Bitcoin AS mencatat sekitar $450,4 juta arus keluar pada Selasa, menambah lapisan ketidakpastian lain bagi pasar.

Ada juga titik terang yang tidak biasa: Zcash melonjak sementara beberapa mata uang kripto besar lainnya tetap bergejolak, menunjukkan bahwa modal tidak bergerak secara seragam di seluruh pasar aset digital.

Jadi pasar hari ini bukan semata-mata tentang “kripto naik” atau “kripto turun.”

Ini adalah pertarungan antara suku bunga, likuiditas, regulasi, dan penempatan posisi investor.

Pertanyaan sebenarnya sekarang adalah: jika Bitcoin bisa stabil sementara XRP dan altcoin besar lainnya tetap berada di bawah tekanan, di mana pergeseran besar berikutnya dalam likuiditas kripto akan muncul?

BTC
BTC
83,674.01
-2.88%
XRP
XRP
1.4877
-7.63%