【Kasus Pencurian Silk Road oleh James Zhong Terungkap: Operasi Pencampuran di Rantai Mengakibatkan 50.000 BTC Disita】

James Zhong, pada 2012, memanfaatkan celah pada sistem pembayaran Silk Road untuk mencuri sekitar 50.000 BTC. Pada akhirnya, kasus terungkap karena kesalahan dalam operasi di blockchain.

Berdasarkan analisis penelusuran on-chain, Zhong tidak bergerak setelah mencuri BTC selama hampir satu dekade. Pada November 2021, tim penyidik kriminal IRS menggerebek kediamannya di Gainesville. Di sana, dari brankas lantai dan lemari dinding kamar mandi, mereka menemukan komputer papan tunggal yang disembunyikan di dalam kaleng pop corn. Sekitar 50.491 BTC disita. Saat kejadian, nilai aset batch tersebut sekitar 3,36 miliar dolar AS. Selain itu, ditemukan pula uang tunai sebesar 661.000 dolar AS serta 25 keping bitcoin fisik Casascius.

Kunci pengungkapan kasus terletak pada agregasi transaksi on-chain: bertahun-tahun setelah aksi pencurian, Zhong mencampurkan sebuah alamat yang terkait dengan Silk Road ke dalam transaksi yang sama dengan sebuah dompet yang telah teridentifikasi. Aksi ini mematahkan anonimitas, sehingga aparat penegak hukum dapat menelusuri aliran aset dan mengunci identitas.

Peristiwa ini kembali menegaskan pentingnya operasi di blockchain Bitcoin untuk perlindungan privasi. Bahkan jika aset disimpan dalam cold storage jangka panjang, setiap tindakan yang melibatkan dompet campuran dapat menjadi celah bagi penindakan regulasi. Ke depan, pantau perkembangan penanganan oleh aparat terhadap aset tersebut, serta informasi penelusuran lanjutan terkait alamat yang terhubung dengan Silk Road.