✍️ Mayoritas orang yang tertarik dan menggunakan pasar Kripto juga mulai tertarik pada pasar saham AS. Namun, meskipun kenaikan dan penurunan harga terlihat mirip, dasar teori, struktur pasar, dan risikonya cukup berbeda.
Di postingan ini, kami akan membagikan perbedaan dasar antara saham dan kripto agar mudah dipahami oleh pemula.
🔹 1. Apa itu saham?
Saham adalah aset keuangan yang mewakili kepemilikan pada sebuah perusahaan. Saat membeli saham perusahaan, kinerja bisnis perusahaan, pendapatan (revenue), laba (profit), pertumbuhan di masa depan, dan kondisi pasar dapat memengaruhi nilai saham tersebut.
Karena itu, saat mempelajari harga sebuah saham, penting untuk tidak hanya melihat chart, tetapi juga meninjau kondisi bisnis perusahaan.
🔹 2. Apa itu kripto?
Aset Kripto adalah aset digital yang berbasis pada teknologi blockchain. Aset Kripto seperti Bitcoin dan Ethereum memiliki struktur pasar yang berbeda dari saham.
Karena volatilitas harga di pasar Kripto bisa tinggi, pergerakan harga naik dan turun dalam waktu singkat dapat terjadi dengan lebih cepat. Oleh sebab itu, pengguna Kripto harus sangat memperhatikan manajemen risiko.
🔹 3. Jam trading berbeda — pada pasar saham tradisional biasanya ada jam trading yang ditetapkan. Karena ada waktu pasar tutup dan buka, Anda perlu mengetahui jadwal trading.
Pasar Kripto umumnya beroperasi 24/7. Karena itu, pergerakan harga di Kripto bisa terjadi kapan saja.
Ini adalah perbedaan penting bagi orang yang menggunakan saham dan kripto.
🔹 4. Apa saja yang dapat memengaruhi harga?
Harga saham dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti pendapatan perusahaan (earnings), pendapatan (revenue), pertumbuhan bisnis, suku bunga, inflasi, data ekonomi, dan sentimen pasar.
Pada harga Kripto, faktor-faktor seperti permintaan & penawaran pasar, adopsi, regulasi, sentimen pasar, perkembangan teknologi, dan faktor makroekonomi dapat memengaruhi.
Jadi saat mempelajari suatu aset, jangan hanya melihat “harga akan naik atau turun”, tetapi pelajari juga faktor-faktor yang dapat menyebabkan pergerakan harga.
🔹 5. Harus memilih yang mana: saham atau kripto?
Untuk pertanyaan ini, tidak ada jawaban tunggal yang cocok untuk semua orang.
Bergantung pada tujuan keuangan Anda, tingkat toleransi risiko, horizon waktu investasi, dan pengetahuan pasar, Anda sebaiknya mengambil keputusan dengan belajar terlebih dahulu.
Yang penting adalah: baik saham maupun kripto, jangan langsung membeli hanya karena “sedang naik”; lakukan riset terlebih dahulu.
Anda tidak seharusnya membeli saham tanpa mengetahui perusahaan, dan Anda juga tidak seharusnya membeli aset kripto tanpa memahami proyeknya.
🔹 6. Bagi yang ingin mempelajari BStocks: jika Anda menggunakan Kripto dan ingin mulai mempelajari saham AS, Anda juga bisa mempelajari tentang BStocks.
Saat mulai, Anda sebaiknya membaca dan memahami dulu bagaimana produk tersebut bekerja, biaya (fees) apa saja yang ada, serta aturan dan batasan apa saja yang berlaku. Lalu, periksa juga ketentuan spesifik dari produk yang akan Anda gunakan dan faktor risikonya.
💡 Tiga aturan yang sebaiknya diingat oleh pemula
📌 Pahami — pelajari dulu aset yang akan Anda beli.
📌 Riset — jangan percaya hanya pada satu informasi yang Anda temukan di media sosial; periksa dan verifikasi faktanya.
📌 Kelola Risiko — jangan mengambil risiko rugi yang tidak bisa Anda tanggung, dan kelola sesuai dengan tingkat risiko Anda.
📈 Ringkasan: Di kedua pasar, saham dan kripto, ada peluang sekaligus risiko. Intinya bukan soal pasar mana yang lebih baik, melainkan Anda perlu memahami aset yang akan Anda gunakan dan mempelajarinya dengan saksama.
Bagi mereka yang ingin mempelajari pasar saham dari kripto, BStocks bisa menjadi topik yang menarik.
“Jangan takut pada pasar. Pelajari dulu sebelum membeli sesuatu yang belum Anda ketahui.” 📚📈
@Binance Burmese
#SEAstock
#Stocks
#BStocks
#Crypto 
#BinanceSquare