【The Fed menaikkan suku bunga berlawanan arah, mengapa pasar kripto justru tidak jatuh malah naik?】

Pukul 2 dini hari, The Fed mengumumkan kenaikan suku bunga sesuai perkiraan sebesar 25 basis poin, menaikkan suku bunga acuan menjadi 3,75%-4,00%. Ini adalah kenaikan suku bunga pertama dalam tiga tahun terakhir, sekaligus untuk pertama kalinya sejak Juli 2023 mematahkan situasi di mana kebijakan suku bunga tetap tanpa perubahan selama lima kali berturut-turut.

Namun, pasar justru menampilkan aksi “lonjakan terbalik”: BTC dengan kuat menembus hingga 76.000 dolar, ETH menembus di atas 2.400 dolar, bahkan ZEC naik lebih dari 22%. Mengapa kabar kenaikan suku bunga yang biasanya menjadi faktor negatif justru direspons dengan lonjakan tajam?

Logika utamanya begini: kenaikan 25 basis poin itu sendiri tidak terlalu menakutkan; yang sesungguhnya membuat pasar terkejut adalah dot plot (grafik proyeksi pejabat). Dari 19 pejabat, 16 orang memperkirakan bahwa kenaikan suku bunga masih akan berlanjut pada 2026. Median mengarah ke 4,1%, yang bahkan lebih hawkish dibandingkan ekspektasi Goldman Sachs sebelumnya yang menyebut “hanya naik satu kali”. Meski Wach (Watsh) mengatakan secara lisan “penyesuaian kecil”, dot plot telah mengungkap bahwa ia tidak mampu menahan kubu hawkish.

Pasar seketika memahami: 25 basis poin hanyalah pembuka. Reaksi pasar saham AS cenderung tertahan: Dow Jones naik tipis, S&P naik 0,32%, Nasdaq naik 0,67%—tidak ambruk dan juga tidak merayakan. Sementara itu, kenaikan di pasar kripto bukanlah kesalahan baca, melainkan para trader yang lebih dulu memanfaatkan selisih ekspektasi bahwa “siklus kenaikan belum selesai”.

Seperti yang tertulis dalam unggahan tersebut, ini bukan kabar baik, melainkan dana yang lebih dulu melakukan taruhan pada jalur pengetatan di masa depan. Di tengah meningkatnya ketidakpastian makro, aset kripto kembali menunjukkan ritme pasar yang unik.