Satu kebaikan satu kejahatan, kita akan merasa hangat terhadap orang yang baik, dan merasa marah terhadap orang yang jahat

Namun sebagai penonton, kita bukanlah seorang bodhisattva, juga bukan hakim yang memutuskan benar atau salah. Ternyata saat melihat orang tertipu, aku dulu sangat geram dan tidak terima. Tapi sekarang saat melihat orang tertipu, yang bisa kita katakan hanya “pantas saja”

Dunia kripto adalah hutan gelap. Jika kamu tidak punya otak, maka Tuhan akan mendistribusikan ulang kekayaanmu—termasuk aku sendiri. Ditipu adalah karena aku sendiri punya masalah dengan kecerdasanku

Saat kamu menilai apakah suatu hal akan membuatmu tertipu atau tidak, aku bisa memberikan beberapa sudut pandang untuk kamu pertimbangkan.

1. Apakah pihak yang bekerja sama itu bisa menghasilkan keuntungan. Mengandalkan batas moral orang lain untuk membatasi kerja sama sejak awal jelas bertentangan dengan sifat manusia. Seperti bonus komisi: kamu transaksi 10.000 dolar, bahkan mungkin hanya modal ratusan dolar, lalu dia mengatakan komisi retensi 50%—kamu percaya? Tanyakan pada dirimu sendiri.

2. Jika semua kebutuhanmu bisa dia penuhi, tingkat kewaspadaan harus dimaksimalkan. Karena kebutuhanmu hanya bisa dipenuhi tanpa syarat oleh para penipu. Seberapa kuat kemampuanmu, di situlah sumber daya yang sepadan akan datang. Modalmu hanya seratus dolar, mau bicara kerja sama seperti apa? (bukan merendahkan kalangan kecil, ini hanya untuk selamat—dog head)
#返佣 #手续费返佣