⚖️ Anggota parlemen Gregory Meeks baru saja menahan paket penjualan senjata senilai 2,8 miliar USD untuk Israel.

Pada 16/9, seorang anggota senior Komite Urusan Luar Negeri Dewan Perwakilan Rakyat mengumumkan penundaan paket yang mencakup 40.000 bom seberat 2.000 pound: MK-84, BLU-117, dan hulu ledak penembus I-2000.

Mengapa ini menonjol?
Alasan yang diberikan adalah kekhawatiran terkait kepatuhan pada hukum internasional dan keselamatan warga sipil di Gaza, Lebanon — mengulang langkah yang sebelumnya dilakukan pemerintahan Biden sebelum dibalik oleh pemerintahan Trump.

Secara sederhana:
Untuk mengatasi kebuntuan, pemerintah dapat meminta Menteri Luar Negeri Marco Rubio untuk mengambil keputusan darurat, melewati tahap peninjauan oleh Kongres.

#CryptoRegulation #CryptoNews
🔗 Sumber: Crypto Briefing
⚠️ Informasi ini hanya sebagai bahan referensi, bukan nasihat investasi. Lakukan riset sendiri sebelum mengambil keputusan (DYOR).