Menurut Kabutan, Korea Herald dan HKET, saham Asia dibuka bervariasi pada Kamis setelah Federal Reserve melakukan kenaikan suku bunga pertamanya dalam lebih dari tiga tahun, mengangkat acuannya sebesar seperempat poin menjadi kisaran 3,75% hingga 4,00%. Wall Street ditutup lebih rendah semalam, dengan Dow turun 1,2%.
Indeks Nikkei 225 Tokyo dibuka menguat 720 poin menjadi 64.643, yakni kembali ke atas 64.000 untuk pertama kalinya dalam dua hari, didukung oleh penguatan saham chip AS dan koreksi pada minyak. Sektor pengiriman dan sektor siklikal lainnya memimpin kenaikan pada pembukaan. Menjelang perdagangan awal, indeks telah memangkas sebagian kenaikannya, diperdagangkan sekitar 64.348,64, naik 425,64 atau 0,67%.
Indeks KOSPI Korea Selatan dibuka lebih tinggi meski ada langkah The Fed, naik 6,49 poin atau 0,1% menjadi 6.724,46 pada pukul 09:14 waktu setempat, dipimpin oleh saham teknologi. Samsung Electronics naik 0,3% sementara SK hynix turun 0,8%; LG Energy Solution melemah 0,82%, KB Financial naik 1,47% dan Hanwha Aerospace menguat 1,14%. Analis Kiwoom Securities Han Ji-young mengatakan saham lokal kemungkinan akan menghadapi volatilitas karena investor mencerna hasil pertemuan FOMC yang lebih hawkish.
Saham Hong Kong dibuka lebih rendah, dengan Indeks Hang Seng turun 233 poin menjadi 24.480 pada nilai transaksi HK$3,14 miliar, sementara Indeks Hang Seng Tech turun 1% menjadi 4.281. Tencent, Alibaba, HSBC dan AIA masing-masing turun lebih dari 1%; Lenovo justru berlawanan tren dengan naik 0,6%, Zhipu naik lebih dari 2% dan MiniMax bertambah lebih dari 1%. Otoritas Moneter Hong Kong menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 4,25%, mengikuti The Fed.
TAIEX Taiwan dibuka menguat lebih dari 1%, dipimpin oleh TSMC, yang pada satu titik mendorong indeks naik lebih dari 860 poin untuk merebut kembali rata-rata pergerakan bulanan. Pada pukul 09:38 UTC+8, TSMC diperdagangkan di NT$2.440,00, naik 2,52%; MediaTek di NT$4.670,00, naik 3,09%; dan Hon Hai di NT$252,50, naik 1,81%.
Di Tiongkok daratan, Indeks Shanghai Composite dan tiga indeks utama lainnya dibuka lebih rendah bersama-sama, dengan saham sektor tenaga dan pengiriman yang berbalik arah, sementara saham emas, minyak dan gas, petrokimia, serta logam non-ferrous mengalami penurunan.
