Pada malam ketika The Fed menaikkan suku bunga, lonjakan paling ganas setelah jam perdagangan terjadi pada sebuah perusahaan yang membuat pembangkit listrik cadangan. Amazon menandatangani perjanjian pasokan jangka panjang dengan Generac untuk memasok unit pembangkit listrik cadangan bagi pusat data mereka. Pengiriman tahap pertama pada 2027 dan 2028 total bernilai 2,4 miliar dolar AS; begitu kabar itu diumumkan, harga saham sempat melonjak lebih dari 40% pada sesi after-hours.

Yang paling menarik justru cara paket penawaran ini diikat. Amazon tidak membicarakan diskon apa pun; mereka langsung mengambil waran, dengan harga pelaksanaan (exercise price) sedikit di atas 200 dolar AS, lebih tinggi daripada harga penutupan sebelum berita. Sahamnya akan menjadi hak milik secara bertahap sesuai progres pembayaran berdasarkan pesanan, dengan batas total nilai pembelian yang terkait sebesar 8 miliar dolar AS. Beli lebih banyak, saham yang didapat pun lebih banyak—ritme ekspansi kapasitas pemasok pun “dikunci” bersama dengan perluasan ruang server Amazon. Kenaikan besar seperti ini pada after-hours paling menyebalkan: harga yang dipasang pada siang hari tidak bisa dieksekusi, jadi harus mengejar saat pembukaan berikutnya yang melompat (gap up) di malam hari; sisa “daging” 40% itu berikut peluang yang tersisa sepenuhnya bergantung pada keberuntungan.

Tenggat pengiriman untuk unit cadangan memang pada umumnya lama. Pesanan batch ini bahkan terjadwal sampai 2028; yang perlu dipantau ke depannya adalah apakah pengiriman bisa tepat waktu.