1.4.1

Tulip Mania

Di Belanda pada abad ke-17, umbi bunga tulip menjadi objek spekulasi yang sangat intens
Harga melonjak drastis saat semakin banyak orang ingin membeli dan menjualnya

Tapi ini bagian yang paling penting:

Orang tidak hanya membeli tulip karena mereka menyukai tulip
Banyak yang membeli karena orang lain juga sedang membeli

Logikanya berubah secara perlahan:

“Ini bernilai”

menjadi:

“Orang lain menganggap ini bernilai”

Dan akhirnya:

“Orang lain akan membayar bahkan lebih mahal”

Begitulah kerumunan bisa mengubah sebuah benda biasa menjadi sesuatu yang terasa mustahil untuk diabaikan

Pelajarannya bukan bahwa tulip tidak berharga
Melainkan bahwa harga dapat memengaruhi cara kita memandang nilai

Saat semua orang di sekelilingmu heboh tentang sesuatu, ada baiknya bertanya:

“Apakah aku tetap ingin ini kalau tidak ada orang lain yang menginginkannya?”

~ Pikirkan sebelum bertindak.