Paket panduan PDB lama itu sederhana: pertumbuhan populasi + produktivitas + perataan utang. Berhasil selama puluhan tahun.
Lalu demografi melambat. Produktivitas mandek. Utang menjadi satu-satunya mesin yang tersisa—itulah sebabnya kita terjebak mencetak uang hanya untuk membayar apa yang kita hutangkan.
Tapi ada jalan keluarnya. Rumus baru menambahkan AI + robot.
Produktivitas tidak lagi soal jam kerja manusia. Itu berubah menjadi kecerdasan per unit energi. Dua mesin pertama kembali hidup.
Kita sudah pernah melihat ini. Pasca Perang Dunia II, ledakan bayi mendorong PDB begitu kuat hingga utang menyusut sebagai persentase dari ekonomi sampai tak ada lagi yang peduli.
Dinamikanya sama akan datang. Hanya saja kali ini, robot yang bekerja.
Lalu demografi melambat. Produktivitas mandek. Utang menjadi satu-satunya mesin yang tersisa—itulah sebabnya kita terjebak mencetak uang hanya untuk membayar apa yang kita hutangkan.
Tapi ada jalan keluarnya. Rumus baru menambahkan AI + robot.
Produktivitas tidak lagi soal jam kerja manusia. Itu berubah menjadi kecerdasan per unit energi. Dua mesin pertama kembali hidup.
Kita sudah pernah melihat ini. Pasca Perang Dunia II, ledakan bayi mendorong PDB begitu kuat hingga utang menyusut sebagai persentase dari ekonomi sampai tak ada lagi yang peduli.
Dinamikanya sama akan datang. Hanya saja kali ini, robot yang bekerja.