Chief RWA Officer kami, Artem Tolkachev, berbicara di EBC12 di Barcelona tentang brankas sebagai lapisan infrastruktur berikutnya untuk pengelolaan aset onchain.
Dari sisi agunan, hampir apa pun dapat ditokenisasi. Pertanyaannya: apakah itu benar-benar dapat berfungsi sebagai agunan?
→ Likuiditas: seberapa cepat aset dapat diubah menjadi uang tunai saat terjadi tekanan?
→ Komposabilitas: di mana token tersebut benar-benar dapat digunakan di onchain?
RWAs juga memiliki tumpukan risiko mereka sendiri: klaim hukum, ketentuan penebusan, penitipan di luar rantai (offchain), dan pasar yang mendasarinya yang dapat ditutup.
Artinya, melakukan underwriting terhadap mereka sebagai kredit dan membaca dokumennya, bukan hanya slide presentasinya.
Pasar onchain berjalan 24/7/365, tetapi pasar yang mendasarinya sering kali tidak.
Untuk semakin banyak aset yang ditokenisasi, likuiditas T+0 sudah tersedia melalui berbagai lapisan, dan kami mengharapkan lebih banyak solusi muncul seiring berkembangnya pasar.
Dari sisi agunan, hampir apa pun dapat ditokenisasi. Pertanyaannya: apakah itu benar-benar dapat berfungsi sebagai agunan?
→ Likuiditas: seberapa cepat aset dapat diubah menjadi uang tunai saat terjadi tekanan?
→ Komposabilitas: di mana token tersebut benar-benar dapat digunakan di onchain?
RWAs juga memiliki tumpukan risiko mereka sendiri: klaim hukum, ketentuan penebusan, penitipan di luar rantai (offchain), dan pasar yang mendasarinya yang dapat ditutup.
Artinya, melakukan underwriting terhadap mereka sebagai kredit dan membaca dokumennya, bukan hanya slide presentasinya.
Pasar onchain berjalan 24/7/365, tetapi pasar yang mendasarinya sering kali tidak.
Untuk semakin banyak aset yang ditokenisasi, likuiditas T+0 sudah tersedia melalui berbagai lapisan, dan kami mengharapkan lebih banyak solusi muncul seiring berkembangnya pasar.


