Pasar kripto menghadapi tekanan baru menjelang keputusan FOMC setelah Senat AS gagal meloloskan RUU CLARITY dalam pemungutan suara prosedural 49-50. Harga Bitcoin sempat turun di bawah $75.000 sementara Ethereum turun mendekati $2.358 di tengah kemunduran regulasi tersebut. Namun, harga Arbitrum (ARB) dan harga Zcash (ZEC) menunjukkan ketahanan yang mencolok terhadap lemahnya pasar yang lebih luas. 

Pertanyaan kuncinya adalah apakah katalis spesifik untuk koin ini dapat terus mendukung ARB & ZEC sementara pasar kripto yang lebih luas masih berada di bawah tekanan. 

Arbitrum Tetap Kokoh saat Narasi Adopsi Institusional Mendapat Momentum

Pada saat harga BTC & ETH sedang kesulitan, harga Arbitrum naik lebih dari 12% menjadi $0,15. Katalis utama adalah Standard Chartered yang mulai melakukan liputan untuk ARB, menyoroti peran Arbitrum yang semakin berkembang dalam infrastruktur blockchain institusional. Peluncuran Robinhood Chain, yang dibangun menggunakan teknologi Arbitrum, juga memperkuat narasi tokenisasi aset dunia nyata dan adopsi institusional.

Harga Arbitrum berupaya pulih setelah koreksi tajam dari area $0,19, dengan harga saat ini berada di sekitar $0,1543. Pemulihan terbaru didukung oleh lonjakan tajam dalam volume perdagangan, yang menunjukkan partisipasi pasar yang jauh lebih tinggi selama pergerakan dari area $0,08. Sejak itu, harga ARB kembali turun dari bearish order block $0,18-$0,19 dan menemukan dukungan di sekitar bullish order block $0,13-$0,135. Mempertahankan zona permintaan ini menjaga struktur pemulihan tetap utuh. Resistensi terdekat berada di $0,1598, lalu $0,1848, dan jika terjadi breakout dapat mengekspos reli ke resistensi $0,20, sementara penurunan dapat menyeret reli menuju dukungan $0,12.

Zcash Bertahan Kokoh saat Narasi Privasi Mendapat Momentum

Harga Zcash menunjukkan ketahanan saat pasar kripto yang lebih luas melemah menjelang keputusan FOMC. Lonjakan terbaru berasal dari pemungutan suara upgrade NU7, yang disetujui oleh pemegang Zcash dengan hampir 2,4 juta ZEC ikut berpartisipasi. Upgrade ini memperkenalkan blok berdurasi 25 detik sambil mempertahankan jadwal halving yang sudah ada. Pada saat yang sama, hampir 4,9 juta ZEC, atau sekitar 28,9% dari total pasokan, disimpan dalam shielded pools, sehingga mengurangi jumlah pasokan yang segera tersedia di pasar transparan.

Zcash (ZEC) bertahan di dekat $1.202 setelah breakout tajam di atas resistensi $727 yang sudah lama, dengan harga terus diperdagangkan di dalam rising channel. Breakout disertai peningkatan aktivitas perdagangan, yang mendorong harga ZEC mendekati batas atas channel, $1.359, sebagai resistensi utama berikutnya. Selain itu, CMF tetap positif di sekitar $0,5, yang menandakan arus masuk modal yang berlanjut.

Intinya: FOMC Tetap Menjadi Ujian Utama untuk ARB & ZEC

Arbitrum dan Zcash tampil berbeda dari pasar kripto yang lebih luas karena para trader menjadi lebih berhati-hati menjelang keputusan FOMC. ARB didukung oleh adopsi institusional dan meningkatnya aktivitas infrastruktur blockchain, sementara ZEC menarik perhatian berkat narasi privasinya, perkembangan jaringan, serta akses ETF yang semakin meluas.

Keputusan The Fed kini bisa menentukan apakah divergensi ini terus berlanjut. Sinyal kebijakan yang lebih hawkish dapat memunculkan tekanan jual baru di seluruh aset berisiko, sementara sikap yang lebih lunak mungkin membuat katalis individual di balik ARB dan ZEC tetap menjadi fokus.