#USSenateBlocksClarityAct
🇺🇸 Senat AS Menghalangi Undang-Undang CLARITY, Regulasi Kripto Mengalami Penundaan
Senat AS gagal meloloskan RUU CLARITY, sebuah RUU besar yang bertujuan menetapkan kerangka regulasi federal yang lebih jelas untuk aset digital di Amerika Serikat.
Pada pemungutan suara prosedural 15 September, RUU tersebut memperoleh 49 suara mendukung dan 50 menolak, sehingga tidak memenuhi 60 suara yang diperlukan untuk melanjutkan.
RUU CLARITY dirancang untuk memberikan aturan yang lebih jelas bagi pasar aset digital AS, termasuk tanggung jawab regulasi yang melibatkan SEC dan CFTC. Para pendukung berargumen bahwa aturan yang lebih jelas dapat mengurangi ketidakpastian regulasi bagi bisnis kripto dan investor.
Pemungutan suara ini terjadi setelah berbulan-bulan negosiasi dan beberapa perubahan pada legislasi tersebut. Perbedaan pendapat masih berlanjut terkait ketentuan etika, penegakan regulasi, serta aturan-aturan lain yang berkaitan dengan kripto.
Kegagalan pemungutan suara tersebut menambah ketidakpastian bagi pasar kripto AS. Bitcoin dan beberapa mata uang kripto utama lainnya juga mendapat tekanan setelah keputusan Senat, dengan XRP termasuk token-token besar yang mengalami penurunan signifikan.
RUU CLARITY belum tentu berakhir secara permanen, karena anggota parlemen bisa saja meninjau kembali legislasi tersebut di masa mendatang. Namun untuk saat ini, pemungutan suara Senat menandakan penundaan yang signifikan dalam upaya menyusun aturan pasar kripto federal yang komprehensif.
#CLARITYAct #Crypto #Bitcoin #BTC #Ethereum #ETH #XRP #CryptoRegulation #USSenate #DigitalAssets #Binance
🇺🇸 Senat AS Menghalangi Undang-Undang CLARITY, Regulasi Kripto Mengalami Penundaan
Senat AS gagal meloloskan RUU CLARITY, sebuah RUU besar yang bertujuan menetapkan kerangka regulasi federal yang lebih jelas untuk aset digital di Amerika Serikat.
Pada pemungutan suara prosedural 15 September, RUU tersebut memperoleh 49 suara mendukung dan 50 menolak, sehingga tidak memenuhi 60 suara yang diperlukan untuk melanjutkan.
RUU CLARITY dirancang untuk memberikan aturan yang lebih jelas bagi pasar aset digital AS, termasuk tanggung jawab regulasi yang melibatkan SEC dan CFTC. Para pendukung berargumen bahwa aturan yang lebih jelas dapat mengurangi ketidakpastian regulasi bagi bisnis kripto dan investor.
Pemungutan suara ini terjadi setelah berbulan-bulan negosiasi dan beberapa perubahan pada legislasi tersebut. Perbedaan pendapat masih berlanjut terkait ketentuan etika, penegakan regulasi, serta aturan-aturan lain yang berkaitan dengan kripto.
Kegagalan pemungutan suara tersebut menambah ketidakpastian bagi pasar kripto AS. Bitcoin dan beberapa mata uang kripto utama lainnya juga mendapat tekanan setelah keputusan Senat, dengan XRP termasuk token-token besar yang mengalami penurunan signifikan.
RUU CLARITY belum tentu berakhir secara permanen, karena anggota parlemen bisa saja meninjau kembali legislasi tersebut di masa mendatang. Namun untuk saat ini, pemungutan suara Senat menandakan penundaan yang signifikan dalam upaya menyusun aturan pasar kripto federal yang komprehensif.
#CLARITYAct #Crypto #Bitcoin #BTC #Ethereum #ETH #XRP #CryptoRegulation #USSenate #DigitalAssets #Binance
