• Deutsche Bank berencana meluncurkan layanan kustodian kripto institusional akhir tahun ini, bergantung pada persetujuan regulator.

  • Layanan ini pada awalnya akan mendukung Bitcoin, Ethereum, dan stablecoin tertentu.

  • Bank ini juga berencana untuk berkembang ke instrumen keuangan yang ditokenisasi di masa mendatang.

Deutsche Bank, pemberi pinjaman terbesar di Jerman, sedang menyiapkan peluncuran layanan kustodian kripto berkelas institusional, menurut Bloomberg.

Dengan persetujuan regulator yang masih tertunda, bank memperkirakan akan meluncurkan layanan tersebut akhir tahun ini, memberi klien institusional dan korporasi platform yang aman untuk menyimpan serta mentransfer aset digital. Langkah ini menandai masuk resmi Deutsche Bank ke pasar kustodian aset digital yang berkembang pesat.

Peluncuran ini mencerminkan meningkatnya minat dari institusi keuangan tradisional terhadap layanan berbasis blockchain.

Bitcoin, Ethereum, dan Stablecoin Didukung

Platform kustodian ini pada awalnya akan mendukung Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan pilihan stablecoin.

Menurut laporan tersebut, Deutsche Bank juga berencana memperluas layanannya seiring waktu untuk mencakup instrumen keuangan yang ditokenisasi, selaras dengan meningkatnya adopsi tokenisasi di pasar keuangan global. Layanan kustodian berkelas institusional dianggap sebagai komponen kunci infrastruktur aset digital, menyediakan solusi penyimpanan yang aman bagi investor besar.

Ekspansi ini dapat memperkuat posisi bank dalam ekosistem aset digital yang terus berkembang.

Bank Terbesar Jerman Akan Meluncurkan Layanan Kustodi Kripto

Menurut Bloomberg, bank terbesar Jerman, Deutsche Bank AG, telah mengumumkan rencana untuk meluncurkan layanan kustodian kripto berkelas institusional, yang menandai masuk resminya ke penyimpanan aset digital. Menunggu… pic.twitter.com/CMS1YPd0yV

— Wu Blockchain (@WuBlockchain) 16 September 2026

Keuangan Tradisional Memperdalam Adopsi Kripto

Inisiatif terbaru kustodian kripto Deutsche Bank menyoroti berlanjutnya integrasi aset digital ke dalam perbankan tradisional.

Saat lembaga keuangan besar memperluas penawaran kriptonya, investor institusional mendapatkan akses ke infrastruktur yang lebih teregulasi untuk pengelolaan aset digital. Pelaku pasar akan memantau peluncuran ini dengan saksama sebagai tonggak lain dalam konvergensi keuangan tradisional dan teknologi blockchain.