Inflasi Inggris naik menjadi 3,1%, namun tekanan yang didorong minyak mungkin lebih berpengaruh ke depan

📌 CPI Inggris naik menjadi 3,1% year-on-year pada Agustus dari 2,9% sebelumnya, melampaui perkiraan awal Bank of England sebesar 2,8%. Namun, angka tersebut sesuai dengan ekspektasi pasar, sehingga nilai pound sebagian besar tidak berubah.

🔎 Tekanan harga masih terkonsentrasi pada energi dan transportasi. CPI inti bertahan di 2,6% selama bulan keempat berturut-turut, sementara inflasi jasa tetap di 3,4%, yang menunjukkan belum ada tanda yang jelas tentang pemulihan inflasi domestik yang lebih luas.

⚠️ Harga produsen mungkin lebih penting untuk prospek, dengan harga input naik 6,1% dan harga output meningkat 3,7% year-on-year. Biaya minyak mentah yang lebih tinggi menambah tekanan lebih lanjut di seluruh rantai produksi.

⏱️ Data CPI Agustus dikumpulkan sebelum lonjakan tajam harga minyak pada bulan September, sehingga guncangan energi terbaru belum sepenuhnya tercermin. Perhatian kini beralih ke rapat BoE pada 17 September dan penilaiannya terhadap risiko inflasi ke depan.

#UKInflation $LSK