#比特币跌至7.6万美元

Bitcoin kembali turun mendekati 76.000 dolar AS. Menurutku, kali ini tidak cukup dipahami hanya sebagai “dunia kripto kembali melakukan dump.”

Yang lebih layak diperhatikan sebenarnya adalah kondisi makro di luar sana.

Dalam beberapa hari terakhir, imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun sempat kembali menembus angka 5%, harga minyak bertahan di area tinggi, dan pasar mulai kembali khawatir inflasi akan berbalik. Ekspektasi kenaikan suku bunga oleh The Fed pun makin menguat. Di saat yang sama, Senat AS tidak mendorong rancangan undang-undang regulasi kripto, sehingga harapan pasar terhadap “kabar kebijakan positif” kembali kandas. Pada 15 September, Bitcoin sempat turun hingga sekitar 75.900 dolar AS, dengan penurunan mendekati 4%.

Intinya, yang menekan $BTC bukan satu faktor saja, melainkan beberapa kekuatan yang bekerja bersamaan: suku bunga tinggi yang menyedot likuiditas, dolar AS yang cenderung menguat menekan aset berisiko, ekspektasi terhadap regulasi yang gagal terpenuhi, ditambah lagi posisi berleverage tinggi yang dibersihkan (liquidation). Dalam kondisi seperti ini, Bitcoin sulit untuk benar-benar berjalan sepenuhnya independen sesuai pergerakan pasarnya sendiri.

Namun posisi 76.000 dolar juga cukup menarik. Beberapa hari terakhir pasar terus menguji zona 76.000–77.000 dolar. Jika level ini terus ditembus ke bawah, dana jangka pendek kemungkinan besar akan mencari penopang (support) yang lebih rendah. Sebaliknya, jika bisa kembali bertahan di atasnya, itu menandakan ada daya serap di bawah.

Saat ini, justru saya tidak terlalu fokus pada satu candle bearish tertentu, melainkan pada pertanyaan ini: penurunan kali ini sedang “membunuh tren” atau hanya “membunuh leverage”?

Kondisi yang benar-benar berbahaya adalah saat harga turun dan likuiditas juga ikut menghilang. Tapi jika penurunan hanya karena peristiwa makro yang membersihkan posisi berleverage, setelah itu pasar justru bisa menjadi lebih bersih.

Jadi, 76.000 dolar bukanlah jawaban, melainkan semacam uji tekanan.

Ke depan, bagaimana pernyataan The Fed, dan apakah imbal hasil obligasi bisa turun, mungkin lebih penting daripada satu candle hari ini.