💵 Stablecoin Mendorong Kenaikan Permintaan Dolar AS & Treasury

Stablecoin dolar telah melonjak hingga $300 miliar, mendorong permintaan besar terhadap US Treasurys sekaligus meningkatkan risiko saat terjadi penjualan besar-besaran secara tiba-tiba di pasar, menurut Bank of England.

🌐 Jangkauan Global Dolar AS
📊 Dominasi Pasar: Token yang terhubung ke dolar mencapai 98% dari pasar stablecoin global.
💸 Pembayaran Lebih Murah: Mereka memangkas biaya remitansi internasional dan menyediakan akses dolar digital di wilayah dengan mata uang lokal yang tidak stabil.

📈 Menggerakkan US Treasurys
🏛️ Kepemilikan Besar: Penerbit seperti Tether dan USDC memiliki hampir $150 miliar dalam Treasury bills pada akhir 2025.
💰 Dukungan Menguntungkan: Penerbit meraup miliaran keuntungan dari imbal hasil tinggi pada cadangan utang pemerintah jangka pendek tersebut.

⚠️ Risiko Penebusan
📉 Penjualan Paksa: Penebusan besar-besaran secara mendadak dapat memaksa penerbit segera menjual sejumlah besar Treasurys, membebani pasar utang.
🏦 Guncangan di Masa Lalu: Peristiwa seperti USDC yang sempat kehilangan patoknya selama kegagalan Silicon Valley Bank pada 2023 menyoroti kerentanan cadangan ini.

🏛️ Regulasi yang Berkembang
📜 Aturan AS: Undang-Undang GENIUS mewajibkan jaminan 1:1 dengan aset aman seperti kas dan T-bills, dengan aturan final diperkirakan pada akhir 2026.
🇬🇧 Standar Inggris: Bank of England menerapkan aturan likuiditas dan kontinjensi yang lebih ketat bagi stablecoin sistemik.

#StablecoinMarket2026 #CryptoRegulation