Otoritas Jasa Keuangan Jepang telah menerbitkan kebijakan administratif tahun 2026 untuk urusan keuangan, yang menguraikan rencana untuk memperjelas isu teknis, kelembagaan, dan peraturan terkait keuangan on-chain melalui pengujian dan dialog publik-swasta sambil tetap menjaga perlindungan pengguna dan stabilitas sistem keuangan. Menurut ChainCatcher, otoritas tersebut juga bertujuan membangun infrastruktur keuangan yang sekaligus nyaman dan kompetitif.

Otoritas tersebut mengatakan pihaknya akan menggunakan pengembangan tokenisasi aset untuk mempersingkat dan meningkatkan proses penyelesaian efek. Selain itu, pihaknya berencana membentuk forum keuangan on-chain untuk era AI guna membahas keuangan digital, keuangan terdesentralisasi, serta penggunaan teknologi AI dalam layanan keuangan.