Baru saja melihat order book-nya, #BTC kembali lagi ke sekitar 75.8 ribu dolar AS.

Memang fluktuasi intraday terlihat tidak terlalu liar, tapi di level harga seperti ini ada pelaku yang secara aktif mengambil posisi, sehingga memberi dukungan psikologis tertentu bagi pasar. Awalnya para short yang berniat menekan harga ke bawah juga akan punya lebih banyak keraguan.

Namun yang paling penting tetaplah kondisi makro secara keseluruhan. Saat ini suasana di Wall Street dan pasar surat utang AS cenderung tegang; imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun tetap tinggi. Ekspektasi pasar terhadap kebijakan moneter lanjutan The Fed terus berayun-berayun. Belakangan, sensitivitas pasar kripto meningkat tajam—ini bukan hanya karena satu kebijakan atau kabar tertentu.

BTC sekarang makin mirip penguat sentimen. Begitu ekspektasi makro berubah, aset berisiko akan bereaksi lebih dulu; ketika dolar AS dan ekspektasi suku bunga berfluktuasi, pergerakan harga BTC juga akan semakin diperbesar. Begitu ada kabar kebijakan, dana jangka pendek langsung berpindah-pindah antara long dan short.

Ke depan, saya akan fokus mengawasi dua level harga: 76 ribu dolar AS. Jika bisa bertahan di atasnya, sentimen pasar jangka pendek berpotensi terus membaik, sehingga tekanan jual di bagian atas punya kesempatan untuk terserap secara bertahap. Tapi bila harga kembali menembus ke bawah 75 ribu dolar AS, maka kita perlu melihat seberapa kuat daya serap pembelian di area sekitar 74 ribu dolar AS. Level tersebut gagal ditembus bukan berarti tren langsung benar-benar rusak, tetapi menandakan pasar masih terjebak dalam rentang konsolidasi.

Pikiran saya sangat sederhana: saat naik jangan memburu kenaikan secara membabi buta; saat turun jangan panik lalu cut loss. Sebelum titik kunci terkonfirmasi menembus (breakout), jangan menambah posisi sembarangan di luar cadangan (base) Anda.

Begitulah pasar—terkadang menarik: RUU belum lolos, sebagian orang menghela napas karena bearish, sementara kelompok lain tetap menyusun rencana untuk BTC; sedikit turun, pihak short mulai terlihat optimistis; begitu harga kembali naik, langsung ada yang berteriak “reversal”.

Pada akhirnya intinya cuma satu: atur ukuran posisi (manajemen risiko) Anda sendiri. Bahkan ketika pasar mengalami koreksi, posisi Anda tetap bisa membuat Anda tidur dengan tenang.