🚨 Analis Wall Street dan geopolitik sedang berusaha memahami detail liar dari skandal energi senilai $424M.
Sebuah raksasa energi negara Eropa besar membayar $230 juta dalam USDT yang dimuat ke drive USB fisik untuk minyak Venezuela yang secara harfiah tidak pernah ada.
Semuanya bermula dari pesta kapal pesiar di Abu Dhabi selama F1 Grand Prix, di mana para eksekutif membuat kesepakatan jabat tangan dengan seorang pedagang bayangan yang didirikan hanya 2,5 tahun sebelumnya.
Untuk menghindari sanksi keuangan AS, $230M diubah menjadi Tether dan disimpan di flash drive terenkripsi.
Perantara bahkan benar-benar berjalan masuk ke hotel-hotel di Caracas dan restoran-restoran mewah, menyerahkan stik USB yang dimuat dengan private key yang menyimpan puluhan juta dolar.
Enam kapal supertanker sewaan dikerahkan ke perairan pesisir Venezuela untuk mengumpulkan enam juta barel minyak mentah.
Kapal-kapal itu berlabuh di lepas pantai selama berbulan-bulan, membakar $72M dalam biaya sewa harian, menunggu minyak yang tak kunjung datang.
Perusahaan minyak negara Venezuela kemudian mengonfirmasi bahwa mereka tidak pernah menerima sepeser pun dari dana tersebut.
Setelah stik USB berpindah tangan, para broker lokal lenyap tanpa jejak, menyisakan total kerugian sebesar $424 juta.
Tiga eksekutif utama kini menghadapi dakwaan pidana dalam salah satu perampokan geopolitik yang digerakkan kripto paling aneh dalam sejarah perusahaan.
#Crypto #Geopolitics #Finance #Oil #BreakingNews