SOLANA MENINGKATKAN BATAS KAPASITAS TRANSAKSI DARI 1.232 MENJADI 4.096 BYTE
Solana telah menerapkan Transaction V1, meningkatkan ukuran maksimum transaksi dari 1.232 byte menjadi 4.096 byte, atau lebih dari 3x. Kini, lebih banyak data dan operasi dapat dimuat dalam satu transaksi, alih-alih harus dipecah ke beberapa transaksi yang lebih kecil.
Dampak yang paling jelas terlihat pada aplikasi yang kompleks. Dompet multi-tanda tangan (multisig) perusahaan dapat menangani lebih banyak langkah verifikasi dalam satu transaksi, sementara aplikasi yang menggunakan bukti pengetahuan nol (zero-knowledge proofs) memperoleh ruang tambahan untuk data yang diperlukan dalam satu eksekusi.
Batas lama 1.232 byte memaksa beberapa transaksi kompleks dipecah menjadi bagian-bagian. Dengan 4.096 byte, Solana memiliki lebih banyak ruang untuk membangun aplikasi on-chain yang sarat logika dan mengurangi kebutuhan akan beberapa transaksi berturut-turut.
Transaction V1 juga mempersempit sebagian kesenjangan fungsional Solana dengan Ethereum. Solana memperluas apa yang dapat dieksekusi dalam satu transaksi, sambil tetap berfokus pada kecepatan dan biaya yang rendah.
Batas yang lebih besar turut memengaruhi infrastruktur di luar jaringan. Dompet, bursa (exchanges), dan platform analitik perlu memperbarui sistem mereka untuk mengenali dan memproses Transaction V1. Sistem yang belum diperbarui dapat mengalami masalah tampilan, analisis, atau kompatibilitas.
Transaksi yang lebih besar tidak otomatis berarti performa yang lebih baik. Nilai bergantung pada bagaimana protokol memanfaatkan ruang tambahan serta apakah ekosistem melakukan pembaruan secara sinkron.
Solana meningkatkan “kapasitas” setiap transaksi, memberi lebih banyak ruang bagi aplikasi yang kompleks.
Di mana Anda memperkirakan dampak paling jelas: dompet perusahaan, DeFi, atau aplikasi berbasis zero-knowledge?
Harap lakukan riset Anda sendiri dengan saksama sebelum melakukan transaksi (DYOR). $SOL #Colecolen $AIN $AKE
Solana telah menerapkan Transaction V1, meningkatkan ukuran maksimum transaksi dari 1.232 byte menjadi 4.096 byte, atau lebih dari 3x. Kini, lebih banyak data dan operasi dapat dimuat dalam satu transaksi, alih-alih harus dipecah ke beberapa transaksi yang lebih kecil.
Dampak yang paling jelas terlihat pada aplikasi yang kompleks. Dompet multi-tanda tangan (multisig) perusahaan dapat menangani lebih banyak langkah verifikasi dalam satu transaksi, sementara aplikasi yang menggunakan bukti pengetahuan nol (zero-knowledge proofs) memperoleh ruang tambahan untuk data yang diperlukan dalam satu eksekusi.
Batas lama 1.232 byte memaksa beberapa transaksi kompleks dipecah menjadi bagian-bagian. Dengan 4.096 byte, Solana memiliki lebih banyak ruang untuk membangun aplikasi on-chain yang sarat logika dan mengurangi kebutuhan akan beberapa transaksi berturut-turut.
Transaction V1 juga mempersempit sebagian kesenjangan fungsional Solana dengan Ethereum. Solana memperluas apa yang dapat dieksekusi dalam satu transaksi, sambil tetap berfokus pada kecepatan dan biaya yang rendah.
Batas yang lebih besar turut memengaruhi infrastruktur di luar jaringan. Dompet, bursa (exchanges), dan platform analitik perlu memperbarui sistem mereka untuk mengenali dan memproses Transaction V1. Sistem yang belum diperbarui dapat mengalami masalah tampilan, analisis, atau kompatibilitas.
Transaksi yang lebih besar tidak otomatis berarti performa yang lebih baik. Nilai bergantung pada bagaimana protokol memanfaatkan ruang tambahan serta apakah ekosistem melakukan pembaruan secara sinkron.
Solana meningkatkan “kapasitas” setiap transaksi, memberi lebih banyak ruang bagi aplikasi yang kompleks.
Di mana Anda memperkirakan dampak paling jelas: dompet perusahaan, DeFi, atau aplikasi berbasis zero-knowledge?
Harap lakukan riset Anda sendiri dengan saksama sebelum melakukan transaksi (DYOR). $SOL #Colecolen $AIN $AKE
