Apple terus memperluas kemampuan komunikasi satelit iPhone, sementara SpaceX mendorong koneksi langsung ponsel biasa ke satelit orbit rendah melalui Starlink.
Skala industri pun ikut membesar. Hingga akhir Juni tahun ini, secara global sudah diumumkan 123 kerja sama satelit langsung ke ponsel dengan operator seluler, di mana 23 di antaranya sudah meluncurkan layanan—dan hanya Starlink saja mencakup 99 kerja sama.
Ketika komunikasi satelit langsung ke ponsel masih berada pada tahap verifikasi teknologi, yang dipertarungkan adalah siapa yang lebih dulu bisa terhubung, dan siapa yang lebih dulu bisa melakukan panggilan. Seiring semakin banyak pihak yang terlibat, muncul masalah lain: jika pada masa depan operator dari berbagai negara semuanya ingin menambah cakupan satelit, apakah setiap operator harus membangun sendiri jaringan satelit yang terpisah?
Saat ini, SpaceX mewakili jalur yang sangat terintegrasi secara vertikal: mereka menguasai roket, satelit, dan jaringan, lalu bekerja sama dengan operator di berbagai negara.
Mereka mencoba memisahkan sebagian infrastruktur dalam komunikasi satelit agar dapat digunakan bersama oleh banyak operator.
Model yang mana biaya lebih rendah dan efisien lebih tinggi, saat ini belum bisa dipastikan. Namun munculnya dua jalur sekaligus menunjukkan bahwa komunikasi satelit langsung ke ponsel tidak lagi sekadar kompetisi teknis, melainkan telah bergeser menjadi kompetisi industri yang lebih kompleks.
Dua ratus lebih tahun lalu, dalam “The Wealth of Nations”, Adam Smith membahas mengapa pembuatan jarum perlu pembagian kerja.
Hari ini, pertanyaannya berganti menjadi satelit.
Setelah sebuah pasar cukup besar, kemampuan apa yang masih cocok dipegang oleh satu perusahaan, dan infrastruktur apa yang lebih tepat digunakan bersama oleh banyak pihak?
Tetap konsisten berinvestasi berkala $SPCX.US
$SPCX
Skala industri pun ikut membesar. Hingga akhir Juni tahun ini, secara global sudah diumumkan 123 kerja sama satelit langsung ke ponsel dengan operator seluler, di mana 23 di antaranya sudah meluncurkan layanan—dan hanya Starlink saja mencakup 99 kerja sama.
Ketika komunikasi satelit langsung ke ponsel masih berada pada tahap verifikasi teknologi, yang dipertarungkan adalah siapa yang lebih dulu bisa terhubung, dan siapa yang lebih dulu bisa melakukan panggilan. Seiring semakin banyak pihak yang terlibat, muncul masalah lain: jika pada masa depan operator dari berbagai negara semuanya ingin menambah cakupan satelit, apakah setiap operator harus membangun sendiri jaringan satelit yang terpisah?
Saat ini, SpaceX mewakili jalur yang sangat terintegrasi secara vertikal: mereka menguasai roket, satelit, dan jaringan, lalu bekerja sama dengan operator di berbagai negara.
Mereka mencoba memisahkan sebagian infrastruktur dalam komunikasi satelit agar dapat digunakan bersama oleh banyak operator.
Model yang mana biaya lebih rendah dan efisien lebih tinggi, saat ini belum bisa dipastikan. Namun munculnya dua jalur sekaligus menunjukkan bahwa komunikasi satelit langsung ke ponsel tidak lagi sekadar kompetisi teknis, melainkan telah bergeser menjadi kompetisi industri yang lebih kompleks.
Dua ratus lebih tahun lalu, dalam “The Wealth of Nations”, Adam Smith membahas mengapa pembuatan jarum perlu pembagian kerja.
Hari ini, pertanyaannya berganti menjadi satelit.
Setelah sebuah pasar cukup besar, kemampuan apa yang masih cocok dipegang oleh satu perusahaan, dan infrastruktur apa yang lebih tepat digunakan bersama oleh banyak pihak?
Tetap konsisten berinvestasi berkala $SPCX.US
$SPCX

