Sebelumnya saya sudah khusus menjelaskan informasi dasar tentang pons, lalu tulisan ini membahas cara melihat kenaikan dan penurunannya melalui data.
pons adalah peluncur di blockchain Robinhood; untuk memantaunya, ada dua hal yang perlu diperhatikan.
Satu: berapa koin yang dilepas setiap hari. Semakin banyak orang yang melepas koin, berarti semakin banyak platform ini dicari—ada “orang-orangnya”, maka barulah ada bisnisnya. Pada Gambar 1, garisnya dibuka mulai pertengahan Juli; sekitar pertengahan Agustus turun ke kurang dari dua ribu per hari—dingin sekali. Mulai akhir Agustus mulai naik lagi, dan pada awal September puncaknya mencapai 36 ribu koin per hari.
Yang kedua: volume transaksi harian dan biaya yang dipotong platform. Volume transaksi adalah yang paling “jujur”; apakah pengguna benar-benar membeli itu terlihat jelas dari garis ini. Bagian yang diambil platform adalah uang yang digunakan untuk buyback (pembelian kembali). Semakin besar volume transaksi, semakin tebal “piringan” yang bisa dipakai untuk buyback.
Ada satu bagian yang mudah salah lihat. Pada Gambar 2, bagian hijau yang besar itu adalah bagian yang diambil oleh kreator; di bawahnya, lapisan abu-abu yang tipis barulah pendapatan platform sendiri. Secara total, kreator mendapat 120 juta, sedangkan platform hanya 31 juta. Uang yang bisa digunakan untuk buyback adalah angka yang terakhir itu—jangan terpaku melihat yang hijau.
Intinya di sini. Angka-angka ini sekarang semuanya sedang bergerak turun.
Volume transaksi mencapai puncak sekitar 5 September: sehari bisa sampai 900 juta, sekarang tinggal 400 juta—lebih dari separuh. Pendapatan platform yang tadinya sekitar 11,1 juta per hari turun menjadi lebih dari 6 juta. Jumlah penerbitan koin dengan puncak 36 ribu itu juga tidak bertahan; sekarang menjadi 26 ribu.
Tiga indikator ini kompak menurun. Ini bukan fluktuasi sesaat di hari tertentu, melainkan tanda bahwa “tren panasnya” sudah lewat.
Saya melihat ke bawah. Uang untuk buyback menyusut seiring pendapatan, sehingga tidak ada lagi penopang bagi “piringan” tersebut. Volume transaksi baru bisa dianggap kembali jika sudah berdiri lagi di atas 700 juta; kalau tidak bisa kembali, setiap pantulan hanyalah untuk memberi kesempatan orang melakukan distribusi barang. #PONS $PONS
pons adalah peluncur di blockchain Robinhood; untuk memantaunya, ada dua hal yang perlu diperhatikan.
Satu: berapa koin yang dilepas setiap hari. Semakin banyak orang yang melepas koin, berarti semakin banyak platform ini dicari—ada “orang-orangnya”, maka barulah ada bisnisnya. Pada Gambar 1, garisnya dibuka mulai pertengahan Juli; sekitar pertengahan Agustus turun ke kurang dari dua ribu per hari—dingin sekali. Mulai akhir Agustus mulai naik lagi, dan pada awal September puncaknya mencapai 36 ribu koin per hari.
Yang kedua: volume transaksi harian dan biaya yang dipotong platform. Volume transaksi adalah yang paling “jujur”; apakah pengguna benar-benar membeli itu terlihat jelas dari garis ini. Bagian yang diambil platform adalah uang yang digunakan untuk buyback (pembelian kembali). Semakin besar volume transaksi, semakin tebal “piringan” yang bisa dipakai untuk buyback.
Ada satu bagian yang mudah salah lihat. Pada Gambar 2, bagian hijau yang besar itu adalah bagian yang diambil oleh kreator; di bawahnya, lapisan abu-abu yang tipis barulah pendapatan platform sendiri. Secara total, kreator mendapat 120 juta, sedangkan platform hanya 31 juta. Uang yang bisa digunakan untuk buyback adalah angka yang terakhir itu—jangan terpaku melihat yang hijau.
Intinya di sini. Angka-angka ini sekarang semuanya sedang bergerak turun.
Volume transaksi mencapai puncak sekitar 5 September: sehari bisa sampai 900 juta, sekarang tinggal 400 juta—lebih dari separuh. Pendapatan platform yang tadinya sekitar 11,1 juta per hari turun menjadi lebih dari 6 juta. Jumlah penerbitan koin dengan puncak 36 ribu itu juga tidak bertahan; sekarang menjadi 26 ribu.
Tiga indikator ini kompak menurun. Ini bukan fluktuasi sesaat di hari tertentu, melainkan tanda bahwa “tren panasnya” sudah lewat.
Saya melihat ke bawah. Uang untuk buyback menyusut seiring pendapatan, sehingga tidak ada lagi penopang bagi “piringan” tersebut. Volume transaksi baru bisa dianggap kembali jika sudah berdiri lagi di atas 700 juta; kalau tidak bisa kembali, setiap pantulan hanyalah untuk memberi kesempatan orang melakukan distribusi barang. #PONS $PONS

