Putaran BSC dan data terkait Robinhood kali ini, di mana-mana orang berseliweran membagikan kabar seolah orang lain sudah meraih keuntungan berlimpah. Tapi sebaliknya, di sekitar saya banyak teman justru hampir semuanya merugi.
Alasan meruginya pun cukup mirip: merasa pasar sedang panas, asal kumpulkan banyak koin tanah lalu membuka “toko/market” dan menganggap tinggal tahan saja pasti aman. Pada akhirnya, kebanyakan langsung terpangkas hingga setengah nilai, bahkan sampai tersisa cuma pecahan saja. Ketika kondisi pasar buruk, orang masih paham untuk main dengan modal kecil dan posisi ringan. Namun begitu pasar mulai datang, mereka justru terbawa emosi, masuk dengan posisi berat. Kerugian pun secara otomatis ikut membesar.
Mentalitas FOMO seperti ini dulu beberapa tahun lalu pernah saya alami sendiri, pernah jatuh ke lubang itu dan merasakan dampaknya. Setelah itu, saya sudah menyesuaikan diri. Jadi, meskipun di luar sedang seberapa pun panas dan heboh, saya tetap bisa menjaga kepala dingin—dan karena itulah saya termasuk salah satu dari kelompok yang paling sedikit mengalami kerugian pada putaran ini.
Alasan meruginya pun cukup mirip: merasa pasar sedang panas, asal kumpulkan banyak koin tanah lalu membuka “toko/market” dan menganggap tinggal tahan saja pasti aman. Pada akhirnya, kebanyakan langsung terpangkas hingga setengah nilai, bahkan sampai tersisa cuma pecahan saja. Ketika kondisi pasar buruk, orang masih paham untuk main dengan modal kecil dan posisi ringan. Namun begitu pasar mulai datang, mereka justru terbawa emosi, masuk dengan posisi berat. Kerugian pun secara otomatis ikut membesar.
Mentalitas FOMO seperti ini dulu beberapa tahun lalu pernah saya alami sendiri, pernah jatuh ke lubang itu dan merasakan dampaknya. Setelah itu, saya sudah menyesuaikan diri. Jadi, meskipun di luar sedang seberapa pun panas dan heboh, saya tetap bisa menjaga kepala dingin—dan karena itulah saya termasuk salah satu dari kelompok yang paling sedikit mengalami kerugian pada putaran ini.