Imbal hasil Treasury 10 tahun baru saja mencapai level tertingginya sejak 2007.

Ini seperti pasar obligasi sedang berteriak. Ketika imbal hasil melonjak seperti ini, artinya investor menuntut kompensasi yang lebih besar untuk menahan utang jangka panjang. Bisa karena kekhawatiran inflasi, isu fiskal, atau sekadar pasar sedang menyesuaikan ulang kenyataan bahwa suku bunga akan lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama.

Bagi saham, ini sangat penting. Imbal hasil yang lebih tinggi berarti:
- Tingkat diskonto naik (saham pertumbuhan paling terdampak)
- Biaya pinjaman meningkat bagi perusahaan
- Kas dan obligasi menjadi lebih menarik dibanding saham

Kita belum melihat level seperti ini selama 17 tahun. Itu bukan sekadar kebisingan.