🚨 UU CLARITY Menghadapi Masalah Baru Sebelum Pemungutan Suara Senat yang Kunci
Demokrat Senat masih belum puas dengan kompromi terbaru Partai Republik terkait UU CLARITY, dengan alasan bahwa ketentuan etika kripto yang baru masih belum cukup jauh.
Partai Republik mengatakan draf terbaru memuat lebih dari 100 perubahan substantif yang diminta oleh Demokrat, termasuk aturan yang lebih ketat terkait konflik kepentingan bagi pejabat publik.
Namun, perhitungan suara tetap sulit:
🏛️ Pemungutan suara prosedural Senat: Selasa
✅ Suara yang dibutuhkan: 60
🔴 Partai Republik: 53 kursi
Artinya, Partai Republik masih membutuhkan dukungan Demokrat atau independen agar RUU bisa dilanjutkan.
Mengapa penting bagi kripto:
🪙 Klasifikasi token yang lebih jelas
🏛️ Batas wewenang SEC vs. CFTC yang lebih jelas
📊 Aturan federal untuk pasar kripto
🔗 Implikasi besar bagi DeFi dan bursa
Senator Cynthia Lummis, salah satu sponsor utama RUU ini, mengatakan bahwa proposal terbaru pada dasarnya “sebaik yang akan didapat.”
⚠️ Katalis utama berikutnya kini adalah uji Senat dengan 60 suara pada hari Selasa.
#CLARITYAct #Crypto #BTC #XRP #SEC #CFTC