Legislasi mengenai struktur pasar aset digital AS kini memasuki tahap akhir.
Senat AS pada 15 September akan menggelar pemungutan suara prosedural kunci untuk CLARITY Act, dengan target mencapai 60 suara agar dapat melangkah ke tahap berikutnya.
Menjelang malam sebelum pemungutan suara, sebuah masalah yang sebelumnya telah diperdebatkan selama berbulan-bulan kembali menjadi sorotan: akankah stablecoin menarik uang dari simpanan bank?
Bessent: Jika stablecoin merugikan bank-bank komunitas, Departemen Keuangan akan turun tangan. Pada 14 September, menjelang pemungutan suara prosedural kunci menjelang CLARITY Act, Menteri Keuangan AS Scott Bessent (斯科特·贝森特) secara terbuka mendukung rancangan akhir undang-undang tersebut. Pendirian intinya sangat jelas: “The CLARITY Act is critical to ensuring America wins the global race for new technology.” “Undang-Undang CLARITY sangat penting untuk memastikan Amerika memenangkan persaingan global teknologi baru.”
Ia juga mengaitkan CLARITY Act dengan GENIUS Act yang telah lolos. Dorongan AS untuk GENIUS Act bertujuan agar infrastruktur keuangan generasi baru—termasuk stablecoin—dapat dibangun di Amerika, bukan mengalir ke luar negeri. Bessent kemudian menekankan satu target lain: Community Banks (bank-bank komunitas) juga harus dilindungi. Ini merupakan perubahan baru yang sangat layak dicermati dalam versi final CLARITY Act.
Undang-undang versi baru memberi Menteri Keuangan AS alat tambahan untuk melakukan intervensi ketika stablecoin menyebabkan terjadinya arus keluar simpanan bank dan mulai memberi dampak nyata pada bank-bank komunitas. Pernyataan Bessent sangat tegas: “If stablecoins cause harm to community banks, I will not hesitate to use these tools to ensure they remain fully protected.” “Jika stablecoin merugikan bank-bank komunitas, saya tidak akan ragu menggunakan alat-alat ini untuk memastikan bank-bank komunitas tetap sepenuhnya terlindungi.” Karena CLARITY versi terbaru, muncul sebuah “mekanisme pemutus”, yang kemungkinan merupakan salah satu perubahan paling patut diperhatikan dalam versi terakhir sebelum pemungutan suara.
Jika stablecoin dan platform terkaitnya dapat menarik dana melalui Rewards (insentif), Yield (imbal hasil), atau cara-cara ekonomi lain yang serupa dengan bunga, maka sebagian dana yang semula berada di bank bisa beralih masuk ke ekosistem stablecoin. Bagi bank-bank besar seperti JPMorgan dan Bank of America, ini mungkin tidak langsung menjadi masalah kelangsungan hidup.
Namun untuk bank-bank komunitas di Amerika yang sangat bergantung pada simpanan lokal untuk memberikan pinjaman, masalahnya berbeda. Karena itu, CLARITY Act versi baru menambahkan seperangkat mekanisme intervensi untuk Deposit Flight (arus keluar simpanan), yaitu Circuit Breaker (mekanisme pemutus).
Jika di masa depan data menunjukkan bahwa stablecoin benar-benar menyebabkan arus keluar simpanan yang serius, dan mulai merugikan bank-bank komunitas, Menteri Keuangan dapat menggunakan kewenangan yang diberikan oleh undang-undang tersebut untuk melakukan intervensi.
Ini sebenarnya merupakan sebuah pendekatan regulasi khas gaya Amerika: pertama memberi ruang untuk inovasi, lalu menyisakan “rem darurat” untuk regulator.
Namun industri perbankan AS mengatakan: tunggu sampai simpanan sudah lari, lalu melakukan pemutusan itu sudah terlambat—pada hari yang sama saat Bessent menyampaikan pernyataan publiknya, pihak perbankan segera menyampaikan penolakan.
Menurut pengungkapan dari pembawa acara Crypto In America, Eleanor Terrett, dalam surat terbaru yang ditujukan kepada pimpinan Senat, delapan asosiasi perbankan AS secara tegas menyatakan bahwa apa yang disebut “Circuit Breaker” dalam CLARITY Act versi baru sama sekali tidak dapat disebut sebagai Safeguard (mekanisme perlindungan) yang sesungguhnya.
Logika industri perbankan adalah: jika harus menunggu sampai “arus keluar simpanan dalam jumlah besar” menjadi fakta, barulah Menteri Keuangan bisa bertindak, maka bagi sebagian bank komunitas yang lebih kecil—dengan neraca yang lebih rapuh—kerugiannya mungkin sudah terjadi terlebih dahulu.
Oleh karena itu, yang masih diminta oleh industri perbankan untuk diubah adalah: Stablecoin Rewards (insentif stablecoin).
Mereka ingin semakin memperketat rumusan undang-undang agar menutup kemungkinan platform stablecoin menawarkan hal yang mirip bunga atas saldo stablecoin melalui berbagai bentuk.
Mengapa “insentif stablecoin” menjadi batu sandungan terakhir CLARITY? Tepat di sinilah masalahnya. Jika stablecoin hanya sebuah alat pembayaran, logikanya adalah Dollar (dolar) → Stablecoin (stablecoin) → Payment (pembayaran); sehingga posisinya belum sepenuhnya menjadi kompetisi langsung dengan simpanan bank.
Namun jika platform perdagangan atau institusi lain dapat memberikan insentif kepemilikan stablecoin berdasarkan besaran stablecoin yang dimiliki, lama waktu memegangnya, dan sebagainya, maka pilihan yang dihadapi pengguna bisa berubah menjadi perbandingan antara Bank Deposit (simpanan bank) dan “Stablecoin + Rewards (stablecoin + insentif)”. Pada titik ini, stablecoin tidak lagi sekadar Payment Instrument (alat pembayaran), melainkan bisa perlahan menjadi Deposit Alternative (alternatif simpanan). Inilah yang paling dikhawatirkan oleh industri perbankan.#特朗普就CLARITY法案条款存疑 #比特币涨1.64%突破78000美元

