📊 Bagaimana Penolakan Trump terhadap Rambu Keamanan AI Berdampak pada Keamanan Kripto dan DeFi

Kecerdasan buatan (AI) dan ekosistem mata uang kripto terus saling bertabrakan. AI adalah pedang bermata dua: menjadi alat pengembangan sekaligus potensi alat yang dapat dieksploitasi.

Tokoh-tokoh besar teknologi seperti CEO Anthropic Dario Amodei, CEO OpenAI Sam Altman, dan Pendiri Grok Elon Musk terus-menerus mengangkat alarm mengenai cepatnya pertumbuhan mereka.

Namun, Presiden AS Donald Trump kini menolak seruan untuk menerapkan rambu keamanan AI. Ia mengatakan yang dibutuhkan industri hanyalah “PRESIDEN YANG KUAT DAN CERDAS,” yang menurutnya sudah ada. Ia menambahkan bahwa pemerintahannya secara proaktif mengatur dan mencegah AI agar “tidak melakukan hal-hal buruk.” Peringatan Armodei tentang AI yang jahat, menurut Trump, hanyalah klaim yang bersifat sok.

Bahkan, ia menegaskan kembali bahwa Amerika memimpin China dan dunia dalam AI, dan posisinya tidak akan terancam oleh “teori konspirasi” yang “sakit”. — Rapid Response 47 (@RapidResponse47) 14 September 2026

Wakil Presiden JD Vance setuju, menyebut permohonan regulasi itu sebagai “kuda Troya.” Demikian pula, China menolak seruan untuk memperlambat pengembangan AI, dengan melabelinya semata-mata sebagai upaya menakut-nakuti.

🔸 Implikasi kebijakan AI bagi kripto dan DeFi

Sementara pengembang white hat bekerja secara etis, aktor ancaman beroperasi tanpa batas, menciptakan peperangan asimetris di mana para penyerang menang.

Dalam kasus Zcash, seorang pengembang yang etis menggunakan AI untuk menemukan kerentanan pemalsuan dalam kodenya. Kejadiannya akan berkembang sangat berbeda jika pengembang tersebut adalah black hat. Sebuah agen AI juga akan secara independen mengeksploitasi kerentanan itu, seperti yang terjadi pada Hugging Face.

Konsekuensi lain dari AI dalam kripto adalah phishing yang sangat realistis dan deepfake, seperti yang terjadi pada Patrick Hillman, Chief Communications Officer Binance.

Bahkan, teknologi ini juga dapat digunakan untuk melakukan skema pump-and-dump dengan mempublikasikan berita dan sentimen palsu.

#TRUMP | #AI