ETH mencatat rekor tertinggi 2,039 miliar transaksi on-chain pada Q2 2026, namun pada saat yang sama jumlah pengguna aktif justru mengalami penurunan. Data yang berbeda ini langsung membatalkan ekspektasi bullish sebelumnya yang hanya bertumpu pada pertumbuhan pengguna. Sekilas, berkurangnya pengguna aktif terlihat sebagai sinyal negatif, tetapi lonjakan volume transaksi nyatanya berasal dari kenaikan biaya on-chain dan pendapatan dari ETH yang dimusnahkan (burn) meningkat tajam. Ini menunjukkan kebutuhan akan ruang blok sedang bergeser dari sekadar spekulasi ritel ke skenario penggunaan yang lebih mendalam. Pertumbuhan aset tokenisasi stablecoin juga semakin memperkuat posisi Ethereum sebagai infrastruktur settlement, bukan sekadar instrumen spekulatif. Perubahan fundamental ini tidak menghentikan ETH untuk sempat turun menuju 1.500 dolar pada Q2, tetapi pada bulan September ETH sudah memantul kembali di atas 2.500 dolar. Tingkat staking sebesar 32% yang terus mengetatkan pasokan ETH yang beredar, serta perbedaan struktural antara perubahan penawaran-permintaan dan volatilitas harga jangka pendek, adalah inti perbedaan yang perlu diperhatikan saat ini. $ETH #链上数据 #以太坊基本面 #Pasar Observasi