Saya menulis ini karena alat pengamatan The Fed dari CME Group/Chicago/Besarnya (bisa dilihat) mendorong probabilitas kenaikan suku bunga 25 bps pada bulan September hingga 89%, jauh lebih tinggi dibandingkan 38% sebelum Forum Jackson Hole di akhir Agustus, hanya menyisakan 11% kemungkinan untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah. Yang benar-benar perlu dijelaskan bukanlah apakah kali ini akan dinaikkan atau tidak; variabel yang tersisa tidak ditentukan oleh satu kali keputusan, melainkan oleh seberapa tinggi dan seberapa panjang lintasan yang digambarkan dalam dot plot (peta titik).
Probabilitas ini didorong oleh penyesuaian ulang terhadap ekspektasi setelah data inflasi dan ketenagakerjaan Agustus, bersama dengan konsensus institusional. Inflasi keseluruhan IHK (CPI) Agustus YoY 3,4% dan MoM 0,4%, sementara inflasi inti MoM 0,3% di atas perkiraan. Pada bulan yang sama, data Nonfarm Payrolls 162 ribu, jauh melampaui median pasar 55 ribu. Selain itu, data Juli direvisi: dari sebelumnya turun 23 ribu menjadi naik 21 ribu, dan tingkat pengangguran tetap bertahan di 4,1%. Goldman Sachs kemudian mengubah pandangannya dari “bertahan tidak berubah” menjadi “naik 25 bps pada September”, Morgan Stanley memberi sinyal kenaikan masing-masing 25 bps pada September dan Desember, dan Nomura serta Citigroup juga ikut menyesuaikan lintasan.
Angka 89% berarti kenaikan suku bunga kali ini sudah sangat mendekati sepenuhnya diperhitungkan pasar, sehingga keputusan saat pelaksanaan itu sendiri sulit menimbulkan kejutan. Perbedaan sesungguhnya beralih ke dot plot dan redaksi pernyataan. CICC memperkirakan median dot plot untuk tahun ini 3,8% dan sekaligus menaikkan prediksi suku bunga untuk dua tahun berikutnya; skenario yang lebih hawkish adalah dot plot menunjukkan masih ada ruang pada tahun ini atau bahkan tahun depan. Untuk aset valuasi tinggi tanpa arus kas (highly valued assets without cash flow), yang benar-benar menekan valuasi adalah diskonto berdurasi panjang (long-duration discounting). Seberapa panjang lintasan jauh lebih penting daripada apakah kenaikan terjadi “kali ini atau tidak”. Aset seperti Bitcoin juga jauh lebih sensitif terhadap perubahan diskonto.
Kesimpulan: probabilitas kenaikan 89% membuat keputusan satu kali menjadi fakta yang sudah di-price-in, sehingga penentu apakah pasar menguat atau melemah setelahnya ada pada lintasan dot plot, bukan pada pelaksanaan kenaikan kali ini. Binance telah melisting Bitcoin dan aset-aset utama lainnya; asetnya bisa diperdagangkan maupun untuk produk pengelolaan dana (earn). Token platform BNB diperdagangkan pada area trading spot yang sama dengan aset-aset tersebut, dan diskusi terkait juga terus berlangsung di Binance Square. Uji terhadap pembacaannya hanya satu: jika kenaikan suku bunga pada pertemuan ini terjadi sesuai jadwal, dan dot plot secara jelas mengoreksi lintasan untuk tahun ini atau tahun depan secara lebih tinggi, maka rangkaian argumen saya ini langsung batal. Artikel ini merupakan catatan opini, bukan nasihat investasi.#美联储加息概率升至89% $NVDAB $BTC
$ETH