Kesimpulan cepat: Di lapisan sulfat yang lebih kering di Gunung Sharp, Curiosity tetap berhasil memotret bentukan kotak besar berbentuk seperti “jaring laba-laba”—muka air tanah saat itu cukup tinggi, lebih lambat daripada yang diduga hanya dari pencitraan berbasis lintasan (orbit).

Tinggi punggungan sekitar 1–2 meter, membentang hingga beberapa kilometer; mineral mula-mula terikat melalui celah/retakan, lalu batuan lunak di sekitarnya terkikis oleh angin, menyisakan punggungan keras seperti kisi (grid). Ilmuwan misi Tina Seeger menuturkan, hal ini mendorong lagi mundur periode saat air tanah di bawah permukaan yang mungkin dapat menopang kehidupan.

Close-up MAHLI juga menangkap nodul berukuran sebesar kacang polong dan urat kalsium sulfat.

Gambar disertai NASA/JPL Curiosity (PIA26693 panorama, PIA26697 close-up nodul). Berdasarkan penjelasan di situs resmi NASA, dan dicocokkan silang dengan laporan BBC Sky at Night pada 2026-09-14.

#火星 #Curiosity