Menurut CNBC, para pengamat pasar memperkirakan Federal Reserve akan menaikkan target suku bunga dana federal sebesar seperempat poin persentase pada hari Rabu ketika harga energi naik dan ketegangan dengan Iran terus berlanjut. Indeks harga konsumen kembali naik bulan lalu, sehingga inflasi tahunan berada di 3,4% pada Agustus, dengan harga minyak dan gas yang lebih tinggi menjadi pendorong utama, demikian data pemerintah. Ketua Fed Kevin Warsh telah mengatakan bahwa ia berkomitmen untuk membawa inflasi kembali ke target bank sentral 2%, dan kenaikan suku bunga tersebut akan menjadi kenaikan pertama Fed dalam lebih dari tiga tahun.
Laporan itu menyebutkan suku bunga yang lebih tinggi kemungkinan akan meningkatkan biaya pinjaman bagi konsumen dan bisnis, termasuk hipotek, kredit kendaraan, serta utang kartu kredit, sementara para penabung bisa memperoleh imbal hasil lebih besar atas simpanan. Mark Zandi, kepala ekonom di Moody's, mengatakan suku bunga kartu kredit, yang saat ini sudah di atas 20%, akan naik hingga rekor tertinggi setelah The Fed bergerak. WalletHub mengatakan rata-rata APR untuk pinjaman mobil baru tenor 48 bulan diperkirakan naik sekitar 12 basis poin pada bulan-bulan setelah kenaikan suku bunga The Fed sebesar 25 basis poin.
Artikel tersebut mengatakan imbal hasil Treasury tenor 10 tahun melampaui 4,95% pekan lalu, level tertingginya sejak Oktober 2023, dan rata-rata suku bunga hipotek tetap 30 tahun bergerak di atas 7% untuk pertama kalinya dalam lebih dari setahun. Kepala investasi LoanDepot dan kepala ekonom Jeff DerGurahian mengatakan kenaikan suku bunga oleh The Fed tidak otomatis akan mendorong suku bunga hipotek 30 tahun jika pasar telah mengantisipasinya dan para investor memandang langkah itu sebagai langkah terukur menuju inflasi 2%. Kredit hipotek dengan suku bunga dapat disesuaikan (adjustable-rate mortgages) dan jalur kredit ekuitas rumah (home equity lines of credit) terkait lebih langsung dengan suku bunga acuan (prime rate), sementara suku bunga pinjaman mahasiswa pemerintah bersifat tetap dan suku bunga pinjaman mahasiswa swasta dapat berubah mengikuti acuan seperti suku bunga Libor, prime, atau imbal hasil surat utang Treasury.
