🚨 Undang-Undang CLARITY menghadapi penolakan baru.

Sekelompok bipartisan yang terdiri dari 18 jaksa agung negara bagian, dipimpin oleh Jaksa Agung New York Letitia James, meminta Kongres untuk menolak RUU tersebut.

Apa kekhawatiran mereka? Mereka berpendapat Undang-Undang CLARITY dapat membuatnya lebih sulit bagi negara bagian untuk menindak penipuan dan penipuan berbasis kripto.

Mereka mendorong agar kekuatan penegakan negara bagian diperkuat dan bahasa yang lebih jelas sebelum RUU itu dilanjutkan.

Ini bisa menjadi poin debat besar dalam pertempuran regulasi kripto di AS.

$CRWDB
$SOXSB
$LA