Lapangan ini menekan sampai aku susah bernapas—empat jam lima candle merah berturut-turut dihantam, harganya mentok di celah antara level dua puluh dan lima puluh, bahkan tidak bisa memunculkan rebound yang layak. Di sisi pembelian pun napasnya nggak sempat teratur; proporsi pembelian agresif turun sampai empat puluh persen, dalam hampir tujuh jam menyusut lebih dari tiga puluh persen. Volume jual menekan volume beli, begini kuantitasnya mau dibandingkan lalu ikut-ikutan bottoming? Jelas-jelas ini pasar lagi membuka prasmanan buat pihak short. Akun akun besar memang masih menggantung posisi long, tapi tambahan kecil di posisi itu, di hadapan tekanan jual, ya seperti menutup lubang pakai muka sendiri—bisa bertahan sebentar, tapi tidak sanggup menghadapi tren. Jangan bawa-bawa istilah rebound setelah oversold; kalau pembelian agresif tidak balik, ya harga memang takdirnya meluncur turun.