The Fed diperkirakan akan menaikkan suku bunga pekan ini, didorong terutama oleh tekanan pasar, bukan semata-mata oleh data ekonomi.

Komentar Ketua Federal Reserve Kevin Warsh setelah keputusan paling menentukan, karena pasar perlu mengetahui seperti apa kebijakan ke depan. Namun, Warsh terkenal tidak menyukai pemberian "forward guidance", sehingga ia berada di posisi sulit untuk mengelola ekspektasi pasar tanpa bertentangan dengan prinsipnya sendiri.

Kenaikan suku bunga di masa mendatang bergantung pada geopolitik yang tidak dapat diprediksi, khususnya harga minyak dan apakah pipa Saudi yang ditutup bisa dibuka kembali untuk meredakan guncangan pasokan energi. Jika harga minyak stabil, kebutuhan untuk pengetatan lebih lanjut akan hilang.

Para peramal Wall Street dan penetapan harga pasar berbeda pendapat. Pasar memperkirakan sekitar 3,5 kali kenaikan suku bunga dalam jangka panjang, sementara bank-bank besar seperti Bank of America dan RBC memperkirakan lebih dekat ke 3 kali, yang menunjukkan para trader mungkin telah melakukan hedging berlebihan.

Dua peristiwa besar mendahului keputusan: Senat AS mengadakan pemungutan suara cloture atas Clarity Act pada Selasa, dan The Fed membuat pengumuman resminya pada Rabu pukul 2:00 p.m. ET.