Komite ECB Kazimir baru-baru ini menyampaikan pandangannya tentang situasi inflasi di zona euro. Ia menilai bahwa risiko inflasi saat ini masih cenderung naik, terutama karena harga gas dan listrik menjadi sumber kerentanan utama. Di saat yang sama, kelompok Houthi di Yaman mengklaim telah menyerang pangkalan udara Hamis Mushait (Khamees Mushait) di Arab Saudi menggunakan puluhan rudal balistik dan drone, dengan sasaran yang tepat pada fasilitas seperti radar dan gudang amunisi. Selain itu, imbal hasil obligasi pemerintah Inggris tenor 5 tahun naik 6 basis poin dalam sehari menjadi 4,9709%, sekaligus mencetak rekor tertinggi baru sejak Juli 2008. Berbagai kabar saling bertaut, dan lingkungan makro jelas belum tenang.

Mengapa beberapa hal ini patut dilihat bersama? Pertama, ECB baru saja melakukan kenaikan suku bunga untuk kedua kalinya dalam tahun ini. Pasar sebelumnya tengah mempertimbangkan apakah tahun depan masih akan ada pengetatan lebih lanjut, tetapi pernyataan Kazimir kembali meredupkan ekspektasi pemotongan suku bunga, terutama risiko inflasi berulang di sisi makanan dan energi. Kedua, eskalasi situasi geopolitik di Timur Tengah secara langsung memengaruhi “saraf” pasar komoditas. Jika pasokan dan pengangkutan energi terganggu, tekanan inflasi impor global akan meningkat secara langsung, sehingga bank sentral akan semakin sulit beralih ke kebijakan pelonggaran dalam waktu dekat.

Di pasar keuangan tradisional, imbal hasil obligasi Eropa dan Inggris tetap tinggi bahkan menembus level tertinggi dalam bertahun-tahun. Ini mencerminkan bahwa penetapan harga pasar terhadap skenario “suku bunga tinggi bertahan lebih lama (higher for longer)” sedang menguat. Ketika konflik geopolitik meningkat berbarengan dengan inflasi yang lengket (persisten), biasanya volatilitas aset safe haven seperti emas dan minyak mentah ikut terdongkrak. Sementara itu, kekuatan dolar dan obligasi imbal hasil tinggi terus menekan ruang ekspansi likuiditas untuk aset berisiko di seluruh dunia.

Bagi pasar kripto, biaya pendanaan makro yang masih tinggi berarti likuiditas tambahan dari luar pasar (over-the-counter) tetap cenderung berhati-hati. $BTC dan altcoin mainstream dalam waktu singkat kemungkinan masih akan berada dalam tarik-menarik antara sentimen makro dan narasi asli. Konflik geopolitik dapat memicu sebagian permintaan safe haven pada periode tertentu, tetapi kenyataan bahwa kondisi likuiditas secara keseluruhan masih ketat akibat lingkungan suku bunga tinggi tidak bisa diabaikan. Pergerakan harga masih perlu dipantau dari berbagai sisi. 🤔

#ECB #Geopolitics #GlobalMacro