$TRUMP
$XAU
$CL Kenaikan harga minyak lebih dari 3% di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dan penundaan
perundingan Hormuz
Harga minyak melonjak tajam pada awal hari Senin, menyusul serangan Houthi yang kembali terjadi terhadap Arab Saudi serta serangan baru di Selat Hormuz, sehingga memicu kekhawatiran yang terus meningkat terkait gangguan pasokan di kawasan tersebut.

Penundaan perundingan yang dijadwalkan antara Iran dan negara-negara Teluk di kawasan Persia mengenai Selat Hormuz juga menambah kekhawatiran tentang gangguan pasokan, sehingga meningkatkan premi risiko pada minyak dan menjaga minyak mentah tetap dekat dengan level tertinggi tahunannya.

Kontrak berjangka minyak untuk Brent naik 3,5% menjadi 108,41 dolar per barel, sebelum kemudian sedikit turun dan diperdagangkan pada 107,51 dolar per barel pada pukul 02:13 dini hari.

#AnthropicCEOCallsForAISlowdown #EthereumFallsBelow$2500 #WhiteHouseRejectsAISlowdownCalls #UKMayExemptTokenizedGoldFromFundRules #UKMayExemptTokenizedGoldFromFundRules