Pasar tenaga kerja baru saja membuat tugas The Fed lebih sulit. 👀
NFP Agustus keluar lebih kuat dari perkiraan di 162K, sementara pengangguran bertahan di 4,1%.
Itu memberitahu saya bahwa ekonomi tidak menunjukkan kelemahan yang cukup untuk memaksa The Fed bergerak menuju kebijakan yang lebih mudah.
Tapi sekarang inflasi yang menjadi sorotan.
PPI Agustus keluar panas di 0,4% MoM dan 5,4% YoY, sementara kenaikan harga energi bisa menambah tekanan yang bahkan lebih besar.
Jadi saya sedikit condong ke sikap risk-off menjelang CPI.
CPI yang lebih panas — terutama laporan core yang cenderung lengket — dapat mendorong ekspektasi suku bunga lebih tinggi, menaikkan imbal hasil Treasury dan menguatkan dolar. Itu bukan skenario yang benar-benar diinginkan saham dan emas.
Tapi inilah bagian yang menarik.
Jika CPI keluar lebih dingin dari perkiraan, seluruh narasi bisa berbalik hampir seketika.
Pasar tidak hanya memperdagangkan angkanya.
Mereka memperdagangkan kejutan.
Lebih panas dari perkiraan = berpotensi bearish.
Lebih dingin dari perkiraan = berpotensi bullish.
Untuk saat ini, saya tidak memilih sisi.
Saya memantau selisih antara CPI dan ekspektasi.
Di sanalah volatilitas sebenarnya bisa mulai. 👀
#CPIWatch
$RAYSOL
$KOMA