🚨🔥⚡: Senator Republik (GOP) merilis teks revisi UU CLARITY pada hari Minggu, menyebutnya sebagai penawaran mereka yang "terakhir, terbaik, dan final" kepada Demokrat menjelang pemungutan suara cloture yang dijadwalkan pada Selasa. $DEBIT $REZ

Poin-poin penting:

Sen. Cynthia Lummis, bersama para Ketua John Boozman dan Tim Scott, merilis proposal sepanjang 635 halaman yang mencerminkan satu tahun negosiasi bipartisan serta 126 perubahan yang dibuat atas permintaan Demokrat.

Sumbatan utama sebelumnya adalah aturan etika terkait kepemilikan kripto pejabat. Lummis mengatakan Trump menyetujui pembatasan etika baru bagi pejabat terpilih secara federal, hakim, dan pasangan mereka.

Berdasarkan teks yang direvisi, jaksa agung negara bagian dapat menegakkan larangan terhadap pejabat federal untuk menerbitkan atau memiliki kepentingan kripto yang signifikan, dan pihak yang tercakup harus melepas kepentingan tersebut atau menempatkannya ke dalam trust buta, dengan pelanggaran yang dikenai sanksi perdata sebesar $500.000 atau 20% dari hasil.

Teks itu juga memperketat aturan imbal hasil stablecoin dengan circuit breaker, serta memperketat pagar pengaman terkait integrasi vertikal dan perdagangan afiliasi, sambil tetap mempertahankan penerapan hukum perlindungan konsumen negara bagian.

Sebelumnya, Demokrat mengatakan RUU ini kurang pada ketentuan etika, keuangan ilegal, dan integritas pasar. Apakah "penawaran final" ini cukup untuk meraih sekitar 7 suara Demokrat yang dibutuhkan untuk melewati ambang batas 60 suara masih harus dilihat — pemungutan suara cloture dijadwalkan pada Selasa sore.